Monday, November 28, 2016

Diskusi Online: Peralatan Media Pembelajaran

Posted by Aa Umar on 4:31 AM with 15 comments
Peralatan Media Pembelajaran

Oleh: Gunawan, Selly Wulandari, dan Sena Marhendra P

Sumber : Link
PENDAHULUAN

Kegiatan pendidikan adalah sebuah system. Sebagai sebuah system pendidikan memuat beberapa komponen – komponen tertentu yang saling mempengaruhi dan menentukan, maka apabila satu komponen terlepas atau tidak ada maka pendidikan tidak akan berjalan dengan sebagaimana mestinya. Komponen dalam pendidikan sendiri diantaranya yaitu : tujuan, peserta didik, alat dan media, serta lingkungan. Namun disini penulis hanya akan membahas mengenai peralatan media pembelajaran.

Dalam dunia pendidikan sering kali istilah alat bantu atau media pembelajaran digunakan sebagai bahan ajar dalam rangka memudahkan siswa-siswi dalam menangkap ateri pengajaran .Hal ini tentu membutuhkan sebuah keuletan seorang pengajar /guru dalam membimbing murid di dalam kelas ,supaya siswa lebih mudah untuk cepat tanggap dalam menghadapi permasalahan-permasalahan dalam proses belajar mengajar.

Dalam kegiatan belajar mengajar di dalam kelas,setiap siswa tentu memiliki intelegensiyang berbeda-beda baik laki-laki maupun permepuan itulahsebabnya mengapa media pembelajaran sangat dibutuhkan dalam proses pembelajaran

Di zaman yang sudah modern seperti sekarang ini,media pembelajaran terus semakin canggih,apalagi dalam bidang elektronik. Sebagai pengajar tentu harus tahu akan hal ini dan jangan sampai seorang pengajar dikatakam ketinggalan zaman .dalam hal ini kami mengacu kepada peralatan media pembelajaran yakni sebagai media pembelajaran yang bisa digunakan sebagai alat bantu kegiatan belajar mengajar,sehingga siswa –siswi bisa menyaksikan bentuk tampilan dari sebuah gambar/slide,seperti overhead projector (ohp) ,microform reader, proyektor film rangkai film strip projector, proyektor film bingkai.

PEMBAHASAN

A. Pengertian Peralatan Media Pembelajaran

Peralatan (device) ialah  sesuatu yang bisa disebut media/ hardware yang menyalurkan pesan untuk disajikan yang ada di dalam software,berupa : OHP, proyektor, slides, film, TV, kamera, papan tulis dan diimanfaatkan sebagai alat bantu pendidikan.

Gegne menyebutkan bahwa media adalah berbagai jenis komponen dalam lingkungan siswa yang dapat merangsang peserta didik untuk belajar. Sedangkan Brigs mendefinisikan media sebagai salah satu bentuk alat fisik yang dapat menyajikan pesan yang dapat merangsang siswa untuk belajar. Dari dua definisi tersebut mengacu pada penggunaan alat yang berupa benda untuk membantu proses penyampaian pesan. 

Media pendidikan merupakan seperangkat alat bantu atau pelengkap yang digunakan oleh guru atau pendidik dalam rangka berkomunikasi dengan siswa atau pserta didik. Alat bantu itudisebut media pendidikan, sedangkan komunikasi adalah sistem penyampaiannya. Dengan demikian, ada perbedaan antara teknologi pendidikan dengan media pendidikan. Media pendidikan itu banyak dan berfariasi, sedangkan teknologi pendidikan itu menekannkan kepada pendekatan teknologis dalam pengelolaan pendidikan. Teknologi pendidikan mengintegrasikan aspek manusia proses prosedur dan peralatannya. 

B. Jenis-Jenis Peralatan Media Pembelajaran
1.      Pengertian Media OHP
OHP ( Overhead Projector ) adalah media proyeksi  visual yang relatif sederhana, sebab hanya terdiri dari penggunanan sistem optik (lensa), elektrik (kipas angin) dan lampu proyekor yang berfungsi untu memproyeksikan atau menyajikan transparansi.[1]

Transparansi yang diproyeksikan adalah visual baik berupa huruf, lambang, gambar, grafik atau gabungannya pada  lembaran gambar tembus pandang atau plastik yang dipersiapkan untuk diproyeksikan ke sebuah layar atau dinding melalui sebuah proyektor. 

OHP ( Overhead Projector ) juga terdiri atas sebuah kotak dengan bagian atasnya sebagai landasan yang luas untuk meletakkan materi pengajaran. Cahaya yang amat terang dari lampu proyektor amat kuat menyorot dari dalam kotak, kemudian dibiaskan oleh sebuah lensa khusus, yaitu lensa fresnal, kemudian melewati sebuah transparan ukuran 20 x 25 cm yang ditempatkan diatas landasan, menghasilkan berkas cahaya berbelok 90o melewati bahu si pendidik. 

OHP ( Overhead Projector ) telah ditemukan sejak tahun 1930-an yaitu sejak adanya penemuan lensa fresnal yang digunakan dalam OHP. 

2.      Karakteristik Media OHP
Overhead Transparansi termasuk media proyeksi yang memerlukan bahan transparan untuk diproyeksikan, dan memerlukan perangkat untuk memproyeksikan media pengajaran yang disebut OHP ( Overhead Projector ).

Tiap media memiliki kelebihan dan keterbatasan. Demikian pula dengan media transparansi ini. Satu faktir yang perlu diperhatikan dalam memilih media adalah dengan mengkaji kelebihan dan keterbatasan suatu media. Karakteristik media perlu diketahui oleh seorang pendidik, dalam upaya  untuk menyesuaikan dengan sifat atau karakter bahan pelajaran yang akan disajikan. Sehingga proses belajarmenjadi efektif dan efisien. 

3.      Cara Pemanfaatan OHP
Dalam pengoperasian media OHP (Overhead Projector) perlu diperhatikan hal – hal sebagai berikut
a. Periksa sumber tegangan listrik dan sesuaikan dengan tegangan pada peralatan yang akan digunakan.
b. Hubungkan kabel OHP dengan sumber listrik.
c. Tekan tombol On/Off ke posisi On.
d. Letakkan transparansi ke posisi yang benar (diatas stage)
e. Atur posisi lensa head asserably dari posisi OHP itu sendiri untuk menghindarkan energi key stoneeffect
f. Aturlah tombol pengatur fokus, sehingga didapatkan hasil gambar proyeksi yang jelas dan tajam (fokus). 

Ada tiga netode dasar untuk membuat transparansi, diantaranya :
a.   Menulis atau menggambar pada transparansi dengan tangan.
b.   Mengopy tulisan dan gambar dari kertas ke transparansi dengan menggunakan mesin fotocopy.
c.    Membuat transparansi menggunakan komputer.

Efektifitas transparansi sangat tergantung pada seberapa jauh transparansi tersebut direncanakan dan diproses secara hati – hati.

Overhead Projector dan transparansi yang telah dipersiapkan dengan baik tidak selalu menjamin belajar yag efektif. Hal ini dikarenakan alat -alat tersebut hanya merupakan alat yang dapat digunakan secara efektif oleh pimpinan diskusi atau instruktur dalam berkomunikasi dengan peserta didik.

Beberapa saran agar Overhead Projector ( OHP ) dan transparansi dapat digunakan secara efektif, diantaranya :
a.    Pastikan atau periksa bahwa proyektor, lampu dan layar bersih serta berfungsi dengan baik sebelum pertemuan dimulai.
b.    Tempatkan layar dengan tepat, sehingga semua peserta didik dapat melihat. Dan biasanya ditempatkan di sudut ruangan dan di usahakan bagian atas layar sedikit condong ke muka.
c.    Cek dengan cermat ukuran huruf dan tentukan jarak antara proyektor dengan layar, sehingga gambar dilayar dapat dilihat oleh para peserta didik  yang berada di belakang sama baiknya seperti mereka yang berada di depan.
d.     Susun urutan transparansi sesuai dengan urutan penayangan.
e.    Dengan menggunakan karton atau kertas menutupi sebagian transparansi, pendidik dapat mengatur kecepatan penyajiannya.
f.     Materi yang kompleks dapat disederhanakan dengan menggunakan penutup yang membuat pembicara dapat menjelaskan materi dari tahap demi tahap.
g.    petunjuk dari baja atau pensil dapat digunakan sebagai alat penunjuk.
h.    Pulpen pemberi tanda atau pensil berminyak dapat digunakan untuk menggaris bawahi hal – hal yang penting dalam transparansi saat materi tertenru dibahas.
i.    Penggaris juga dapat digunakan sebagai alat petuntuk, penggaris dapat diletakkan dikaca proyektor diatas transparansi untuk menunjukkan bagian penting dalam transparansi.
j.   Proyektor yang difokuskan dengan tepat lebih dahulu sebelum pertemuan tidak akan membutuhkan pemfokusan kembali selama diskusi berlangsung. Pembicaraan sebaiknya mengecek dari waktu ke waktu  untuk memeriksa bahwa gambar terlihat dengan jelas dan transparansi terletak ditengah proyektor.
k.    Apabila waktunya memungkinkan, akan lebih baik jika mematikan lampu selama pergantian transparansi. 

Dalam penggunaan OHP guru dapat menggunakan teknik – teknik sebagai berikut :
1)    Guru dapat menulis langsung diatas lembaran transparansi yang kosong sewaktu menerangkan materi pelajaran. Guru dapat juga menggunakan transparansi yang diulang yang dapat digunakan untuk membuat gambar / tulisan selengkapnya ( teknik tertulis ).
2)      Dalam menerangkan materi yang disajikan guru dapat menunjukkan dengan menggunakan penuntuk seperti pensil / barang lainnya. Penunjuk akan dapat dilihat dengan jelas dilayar ( teknik tunjuk ).
3)     Guru dapat menutup  bagian yang belum diterangkan supaya murid – murid terpusat perhatiannya pada apa yang sedang dijelaskan ( teknik bertahap ).
4)     Proyektor dapat dimatikan lampunya kalau sekiranya guru menerangkan materi secara verbal, untuk kemudian dihidupkan kembalu bila diperlukan ( teknik menghidupkan / mematikan ).
5)     Guru dapat menerangkan materi pelajaran secara bertahap dengan jalan menutup bagian yang belum diterangkan. Teknik semacam ini disebut dengan teknik tindih ( berlapis ).

Berdasarkan penjelasan diatas maka dengan menggunakan OHP penampilan guru bisa lebih hidup, lebih menarik dan lebih efektif, sekaligus meningkatkan perhatian dan tanggapan para peserta didik 

4.      Kelebihan dan Kekurangan OHP
Disini ada beberapa kelebihan – kelebihan dalam penggunaan OHP ( Overhead Projector ), diantaranya :
a.     Pantulan proyeksi gambar dapat dilihat jelas pada ruangan yang terang ( tidak perlu pada ruangan yang gelap ) sehingga si pendidik dan para peserta didik dapat saling melihat.
b.     Dapat menjangkau kelompok yang besar.
c.     Si pendidik dapat bertatap muka dengan peserta didik, karena OHP (Overhead Projector) dapat diletakkan di depan kelas, dan dengan demikian si pendidik dapat mengendalikan kelasnya.
d.     Transparansi dapat dengan mudah dibuat sendiri oleh si pendidik, baik yang dibuat secara manual maupun yang melalui proses cetak, salin maupun kimia.
e.    Peralatannya mudah dioperasikan dan tidak memerlukan perawatan khusus.
f.     Memiliki kemampuan untuk menampilkan warna.
g.    Dapat disimpan dan digunakan berulang kali.
h.    Dapat dijadikan pedoman dan penuntun bagi para pendidik dalam penyajian materi. ]

Beberapa kekurangan – kekurangan dalam penggunaan OHP (Overhead Projector), diantaranya :
1) Media itu memerlukan perangkat keras ( hardware : OHP dan plastic transparann ) yang khusus untuk memproyeksikan pesan yang dikehendaki.
2) Memerlukan persiapan yang matang dan terencana, terutama bila menggunakan teknik – teknik penyajian yang kompleks.
3) Dalam penggunaannya diperlukan ketrampilan yang khusus.
4) Menuntut penataan ruang yang baik.
5) Menuntut perhatian untuk menghilangkan distorsi proyeksi.
6) Membutuhkan anggaran biaya yang tidak sedikit.
7) Si pendidik berperan ganda dalam menyiapkan materi yang akan disajikan.
8) Menuntut cara kerja yang sistematik dan terarah.
9) Membutuhkan keterampilan untuk menulis pesan atau materi yang baik ( rapi ) pada transparan sehingga mudah dicerna oleh para peserta didik. 

2. Microform reader 
Microform reader ini adalah peralatan untuk membaca bahan-bahan yang di simpan (dicetak) pada film dalam bentuk (ukuran) micro . Ada dua bentuk film yang di gunakan,yaitu yang berbentuk gulungan (roll) disebut “micro film” (ukuran yang umum dipergunakan ialah film 16 mm dan 35 mm). Ada pula yagberbentuk lembaran disebut “microfiche”.

Berdasarkan bentuk  bahan yang akan dibaca tersebut, ada dua jenis peralatan untuk membaca, yaitu:
Microfilm reader
Microfiche reader

Peralatan ini bekerja berdasarkan prinsip kerja proyektor. Jadi yang akan dibaca, baik yang berbentuk microfilm maupun microfiche akan diproyeksikan ( oleh lampu proyektor dan lensa proyeksi ) kesebuah bidang ( bisa berbentuk cermin). Selanjutnya akan memantulkan gambar proyeksi kepermukaan layar dengan perbesaran beberapa puluh kali kepermukaan layar sehingga bisa dibaca. Oleh karena itu, peralatan ini juag disebut ‘microform projektor reader.

Macam-macam peralatan microfilm :
a.    Camera berfungsi untuk memotret atau mengambil gambar arsip pada suatu film.
b.    Prodessor berfungsi untuk memproses atau mencuci film-film yang sudah berisi arsip sebagai hasil kerjaan kamera.
c.    Duplicator berfungsi untuk mengadakan atau membuat kopi film.
d.    Reader berfungsi untuk membaca microfilm melalui layar monitor seperti layar televise.
e.    Reader printer, tidak saja dipakai sebagai alat baca tetapi juga untuk mencetek kembali microfilm yang dibaca ke dalam bentuk kertas dengan berbagai ukuran.

3. Proyektor Film Rangkai Film Strip Projector
Filmstrip  atau  film rangkai atau film gelang ialah media visual proyeksi diam, yang pada dasarnya hampir sama dengan media slide hanya saja filmstrip ini terdiri atas beberapa film yang merupakan satu kesatuan seperti halnya gelang, di mana ujung yang lainnya bersatu membentuk rangkaian. 

Jumlah frame atau gambar dari suatu filmstrip ada yang berjumlah 50 buah dan ada pula yang berjumlah 75 buah dengan panjang 100 sampai dengan 130 cm. Kelebihan filmstrip dibanding film slide adalah media filmstrip mudah penggandaannya karena tidak memerlukan bingkai, juga frame-frame filmstrip tidak akan tertukar karena merupakan satu kesatuan. Akan tetapi pengeditan dan perbaikan/ revisi filmstrip relatif agak sukar, karena harus dilakukan di laboratorium khusus.

Sebagai media pendidikan film strip mempunyai beberapa kelebihan yakni sebagai berikut:
1. Kecepatan penyaji film dapat strip dapat di atur, dapat di tambah narasi, dengan kontrol oleh seorang guru.
2. Film strip dapat menyatukan berbagai media yang berbeda dalam satu rangkai, seperti fhoto, bagan, dokuman, katrun dll.
3. Ukuran gambar sudah pasti karena  film strip merupakan satu kesatuan.
4. Penyimpanannya mudah, cukup di gulung dan di masukan ke tempat khusus.
5. Dapat untuk belajar kelompok maupun individu.

Sedangkan kelemahan dari film strip ini adalah sebagai berikut.
1. Sulit di revisi karena sudah merupakan satu rangkaian;
2. Sulit dibuat oleh perseorangan (guru);
3. Revisi film strip  atau perbaikan agak susah dilkukan karena harus dilakukan di sebuah laboratorium khusus.  

4. Proyektor Film Bingkai
Media slide atau film bingkai adalah media visual yang di proyeksikan melalui alat yang disebut proyektor slide. Slide atau film bingkai terbuat dari film positif yang diberi bingkai dari karton atau plastik film positif yang bisa di gunakan untuk film slide ukurannya 35 mm dengan ukuran 2 x 2 inci. Sebuah program slide biasanya terdiri atas beberapa bingkai, yang banyaknya tergantung pada bahan atau materi yang akan di ajarkan. 

Proyektor slide ini mempunyai empat unsur utama, yaitu:
1. Bola lampu yang berpijar atau sumber cahaya yang lain, yang biasanya  berpendingin kipas.
2. Reflektor dan lensa” berkondensasi” untuk  mengarahkan cahaya ke side.
3. Lensa –lensa untuk fokus, dan
4. Penahan slide.

Pada dasarnya slide sama dengan film-strip, perbedaannya adalah bahwa slide dapat diproyeksikan satu persatu, sedangkan film-strips merupakan rangkaian atau keseluruhan penyampaian ide tertentu. Lazimnya, slide dapat digunakan untuk menyajikan gambar atau objek hasil pemotretan.

Setidaknya, ada empat kelebihan dari media slide, yaitu:
1. Membantu menimbulkan pengertian dan ingatan yang kuat pada pesan yang di sampaikan;
2. Merangsang minat dan perhatian  siswa dengan warna dan gambar yang konkrit;
3. Program  slide  mudah direfisi sesuai dengan kebutuhan, karena filmnya terpisah–pisah; dan
4. Penyimpanannya mudah kerena ukurannya kecil.

Sedangkan kelemahan dari media slide  ini adalah sebagai berikut.
1. slide  ini memerlukan penggelapan ruangan untuk memproyeksikannya;
2. pembuatannya memerlukan waktu yang cukup lama jika program yang di buatnya cukup panjang, memerlukan biaya yang cukup besar, hanya dapat menyajikan gambar diam saja. 

PENUTUP

A.    KESIMPULAN 

Alat – alat proyeksi yang digunakan dalam media pembelajaran diantaranya terdiri dari Overhead Projector ( OHP ), Microform Reader, Film Bingkai Suara, proyeksi Film Bingkai yang masing- masingnya memiliki kelebihan dan kekurangan untuk digunakan dalam media pembelajaran.

Dengan adanya media pembelajaran ini akan sangat membantu guru dalam memvariasikan model pembelajarannya, karena dengan menggunakan media tersebut akan dapat menarik minat belajar siswa dan mengurangi kejenuhannya dalam belajar.

B.     SARAN

Demikianlah makalah yang kami buat, dan kami sadar karena keterbatasan pada diri kami, maka kami berharap kritik dan saran yang membangun dari para pembaca demi kesempurnaan makalah ini. Atas segala saran dan yang diberikan kepada kami selaku penyusun mengucapkan terima kasih.


DAFTAR PUSTAKA

Nasution, Teknologi Pendidikan, Bandung: CV Jemars, 1982.

Sadiman, Arif dkk, Media Pendidikan, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada,1986.

Sudjana, Nana, Media Pengajaran, Bandung: CV Sinar Baru, 1991.

Usman, Basyiruddin, Media Pembelajaran, Jakarta: Ciputat Pers, 2002.

Yusup, Pawit M., Komunikasi Pendidikan dan Komunikasi Instruksional,Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 1990.
Pendapat Anda?

15 comments:

  1. Diskusi Kali ini Tentang Berbagai Peralatan yang dapat digunakan untuk media pembelajaran. Silahkan Cari tau peralatan apa saja yang dapat digunakan untuk media pembelajaran, khususnya untuk menyampaikan materi-materi yang berhubungan dengan Program Studi Anda.

    Selamat Berdiskusi...

    ReplyDelete
  2. 13107917 NUR BAITI

    Assalamualaikum, wr.wb
    Berdasarkan materi yang telah disampaikan bahwa media pendidikan itu banyak dan bervariasi, sedangkan teknologi pendidikan lebih menekankan kepada pendekatan teknologis dalam pengelolaan pendidikan. Pertanyaan saya adalah, tolong jelaskan perbedaan yang spesifik antaran media pendidikan dan teknologi pendidikan serta berikan contohnya dari keduanya.

    Terimakasih
    Wassalamualaiku, wr.wb.

    ReplyDelete
    Replies
    1. 13108397 SELLY WULANDARI
      Walaikumsalam,wr.wb
      terimakasih atas pertanyaan saudari nur baiti, tetapi sebelumnya maaf, kami disini khusus menjelaskan materi tentang jenis-jenis peralatan media pembelajaran.
      media pendidikan dan teknologi pendidikan mungkin sudah dijelaskan dimateri sebelumnya dan bisa disimpulkan sendiri apa perbedaanya,kalaupun ada dalam tulisan materi kelompok kami ,itu hanya penambahan materi yang sedang kami jelaskan.
      apakah yang saudari maksud adalah perbedaan jenis peralatan yang digunakan untuk media pendidikan dengan teknologi pendidikan ?

      Delete
  3. 13107417 Imas Sukma NegaraMonday, November 28, 2016 9:28:00 PM

    Peralatan adalah media yang berarti suatu alat yang berguna dalam pembelajaran khususnya dalam ruang lingkup ini. Lalu apakah yang perbedaan antara keduanya? Apakah yang dimanakan peralatan itu hanya lingkup yang dijabarkan di makalah ataukah bahkan lebih luas? Kemudian dari situlah didapatkan apakah perbedaan yang signifikan antara keduanya?
    Trimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. 13108397 SELLY WULANDARI
      terimakasih atas pertanyaannya, baik saya akan menjawab pertanyaan saudara imas.
      Dari pernyataan bahwa "Peralatan adalah media yang berarti suatu alat yang berguna dalam pembelajaran khususnya dalam ruang lingkup ini."
      Dapat disimpulkan bahwa media merupakan suatu alat bantu ,sedangkan peralatan merupakan media nya itu sendiri.Yang dimaksud dalam ruang lingkup ini ialah dalam ruang lingkup proses pembelajarannya.
      Adapun perbedaan lainnya dari media dan peralatan ialah:
      Media adalah suatu alat atau sarana berisi pesan atau informasi pendidikan yang biasanya disajikan dengan menggunakan peralatan. Sedangkan peralatan sendiri merupakan sarana untuk dapat menampilkan pesan yang terkandung.
      mungkin itu saja yang dapat saya sampaikan.jika jawaban saya kurang tepat,untuk selanjutnya akan dijawab oleh rekan saya.
      Terimakasih.

      Delete
  4. 13108087 PYNGKI SORAYA.

    Assalamuallaikum,wr,wb..
    berdasarkan materi yang telah dijabarkan dalam makalah anda menulis "Satu faktor yang perlu diperhatikan dalam memilih media adalah dengan mengkaji kelebihan dan keterbatasan suatu media". nah disini saya ingin bertanya, apa saja faktor yang perlu diperhatikan dalam memilih media dan tolong jelaskan?

    terimakasih. wasalamuallaikum,wr,wb.

    ReplyDelete
    Replies
    1. 13108397 SELLY WULANDARI

      Walaikumsalam,wr.wb
      Terimaksih atas pertanyaan saudari pyngky,tetapi mohon maaf sebelumnya pertanyaan saudari bukan termasuk dalam materi kami mengenai jenis-jenis media pembelajaran.Untuk faktor yang diperhatikan dalam memilih media telah disampaikan dimateri sebelumnya.Apakah yang anda maksud ialah faktor yang perlu diperhatikan dalam memilih peralatan media pembelajaran ?

      Delete
  5. assalamua'alikum Wr.Wb
    Dekky kurniawan 13106837
    pada kesempatan diskusi kali ini saya ingin bertanya yaitu dari bahan bacaan di atas saya membaca hampir keseluruhan isi hanya membahas tentang OHP,Microform reader,proyektor film, proyektor film bingkai dan lain-lain. menurut pandangan saya itu hampir sama jenis dan cara kerjanya, apakah tidak ada peralatan yang lainnya selain yang telah di sebutkan tadi? dan apakah peralatan dengan media itu sama atau tidak tolong berikan alasannya.
    terimakasih
    wassalamu'alaikum Wr.Wb

    ReplyDelete
    Replies
    1. walaikumsalam,wr.wb
      SELLY WULANDARI 13108397
      Terimakasih atas pertanyaan saudara dekky ,saya akan menjawab pertanyaan saudara.
      jenis peralatan yang digunakan untuk media pembelajaran bukan hanya jenis peralatan yang kami bahas dalam materi ini yakni Peralatan proyeksi (optik) terdiri dari :
      1. Overhead projector (OHP) Peralatan ini menggunakan sistem optic (lensa-lensa) dan elektrik (kipas pendingin dan lampu proyektor). Overhead proyektor berfungsi untuk memproyeksikan (menyajikan) transparansi.
      2. Microform reader Microform reader ini adalah peralatan untuk membaca bahan-bahan yang di simpan (dicetak) pada film dalam bentuk (ukuran) micro. Ada dua bentuk film yang digunakan, yaitu yang berbentuk gulungan (roll) disebut “micro film’ (ukuran yang umum dipergunakan ialah film 16 mm dan 35 mm). Ada pula yang berbentuk lembaran disebut “microfiche”.
      3. Proyektor film-rangkai (film strip projector) Proyektor ini digunakan untuk memproyeksiksn film rangkai (film strip).
      akan tetapi ada jenis peralatan yang digunakan dalam media pembelajaran yakni,
      Peralatan elektronik, terdiri dari:
      1. Radio perekam kaset audio ( radio cassette recorder)
      2. Penala radio (tuner)
      3. Perekam pita audio (open reel tape recorder)
      4. Perekam kaset audio (cassette recorder)
      5. Amplifier
      6. Loudspeaker
      7. Perekam kaset audio sinkron (cassette synchrocorder)
      8. Perekam pita video (video tape recorder)
      9. Perekam kaset video (video cassette recorder)
      10. Piringan video (video disc)
      11. Sambaing video (video cartridge)
      12. Video monitor
      dan lain sebagainya.
      Media dan peralatan tidaklah sama.Adapun perbedaan dari media dan peralatan ialah :
      Media adalah suatu alat atau sarana berisi pesan atau informasi pendidikan yang biasanya disajikan dengan menggunakan peralatan. Sedangkan peralatan sendiri merupakan sarana untuk dapat menampilkan pesan yang terkandung.
      Mungkin hanya itu saja yang bisa saya sampaikan.
      wassalammualaikum,wr.wb

      Delete
  6. Assalamualaikum wr.wb.
    Berdasarkan materi yang telah disampaikan diatas tentang peralatan media belajar. Saya mau bertanya apakah media pembelajaran yang sudah ada sebutkan dalam materi diatas yaitu media OHP , sudah sangat menunjang proses belajar mengajar. Dan apakah media tersebut memberikan dampak positif bagi siswa dan pengajar (pendidik) itu sendiri, tolong jelaskan. Terimakasih. Wasalamualaikum Wr.Wb

    ReplyDelete
    Replies
    1. 13108397 SELLY WULANDARI
      Walaikumsalam,wr.wb
      Terimakasih atas pertanyaan saudari anna ,saya akan menambah jawaban dari rekan saya saudara sena ,
      Media OHP sangat menunjang sekali dalam proses belajar mengajar dikarenakan OHP berguna untuk pengganti papan tulis dengan menggunakan pen khusus yang ditulis pada lembaran transparan dan untuk mendemonstrasikan suatu percobaan,sehingga memudahkan sekali dalam proses belajar mengajar dimana ohp itu sendiri memiliki beberapa keuntungan utama yang tidak dimiliki oleh media instruksional lain, diantaranya :
      1. Mudah dioperasikan.
      2. Memudahkan posisi mengajar
      3. Tidak perlu mengubah cahaya lampu
      4. Hemat waktu
      5. Dapat digunakan kembali
      6. Mudah disimpan
      7. Kemampuan memproyeksikan benda nyata
      8. Kemampuan menggantikan papan tulis
      9. Bebas polusi
      10.Pantulan proyeksi gambar dapat terlihat jelas pada ruangan yang terang.
      11. Dapat menjangkau kelompok yang besar.
      Dan dampak positif bagi pendidik :
      a. Penyampaian pembelajaran lebih menarik.
      b. Pembelajaran menjadi lebih interaktif.
      c. Lama waktu pembelajaran dapat dipersingkat.
      d. Kualitas belajar dapat ditingkatkan.
      e. Pembelajaran dapat diberikan kapan dan dimana diinginkan.
      f. Peran guru dapat berubah ke arah yang positif.
      Dampak positif bagi siswa :
      a. Siswa lebih cepat memahami materi yang disampaikan.
      b. Kegiatan belajar menjadi lebih menarik.
      c. Sikap positif siswa terhadap apa yang mereka pelajari dan terhadap proses belajar dapat ditingkatkan.
      d. Lebih mudah memahami materi pelajaran.
      e. OHP bisa digunakan sebagai alat perangkat presentasi dalam tugas siswa.
      Itu saja yang bisa saya sampaikan dan saya ucapkan terimakasih.

      Delete
  7. nama saya sena marhaendra p. npm.13108417 .. saya selaku anggota grup menjawab pertanyaan saudari.. untuk media OHP itu sendiri sudah dijelaskan kelebihan dan kekurangan nya .. kami akui ohp ini sangat lah menunjang dalam proses belajar mengajar .. membuat peserta didik semakin nyaman dan tertarik berkat kecanggihan teknologi ini .. dan dampak positifnya bagi siswa ialah siswa jadi lebih tertarik dan lebih berperan aktif dalam belajsr mengajar .. sedangkan dampak positif bagi pengajar (pendidik) ialah tidak perlu bersusah payah lagi mengatur materi dan tidak perlu menjelaskan lebih dalam lagi karena dalam sistem ohp itu sudah tertata rapi dan sangat jelas

    ReplyDelete
    Replies
    1. sebelumnya mohon maaf karena saya memakai hp kk saya jadi ini akun kk saya .. nama saya sena marhaendra p. npm.13108417 .. saya selaku anggota grup menjawab pertanyaan saudari.. untuk media OHP itu sendiri sudah dijelaskan kelebihan dan kekurangan nya .. kami akui ohp ini sangat lah menunjang dalam proses belajar mengajar .. membuat peserta didik semakin nyaman dan tertarik berkat kecanggihan teknologi ini .. dan dampak positifnya bagi siswa ialah siswa jadi lebih tertarik dan lebih berperan aktif dalam belajsr mengajar .. sedangkan dampak positif bagi pengajar (pendidik) ialah tidak perlu bersusah payah lagi mengatur materi dan tidak perlu menjelaskan lebih dalam lagi karena dalam sistem ohp itu sudah tertata rapi dan sangat jelas

      Delete
  8. 13107337 GUNAWAN... Saya menanggapi pertanyaan dari saudari Ana melinda terkait dengan manfaat dari Media OHP dalam mendukung proses pembelajaran dikelas
    1Pnyampaian pembelajaran menjadi lebih baku.
    2. Pembelajaran menjadi lebih menarik.
    3. Pembelajaran menjadi lebih interaktif dengan diterapkan teori belajar dan prinsip-prinsip psikologis yang diterima dalam hal partisipasi siswa, umpan balik, dan penguatan.
    4. Lama waktu pembelajaran yang diperlukan dapat dipersingkat karena kebanyakan pesan-pesan dan isi pelajaran dalam jumlah yang cukup banyak dan memugkinkan dapat diserap oleh siswa.
    5. Kualitas hasil belajar dapat ditingkatkan bilamana integrasi kata dan gambar sebagai media pembelajaran dapatmengkomunikasikan elemen-elemen pengetahuan dengan cara yang terorganisasikan dengan baik, spesifik, dan jelas.
    6. Pembelajaran dapat diberikan kapan dan dimana diinginkan atau diperlukan terutama jika media pembelajaran dirancang untuk penggunaan secara individu.
    7. Sikap positif siswa terhadap apa yang mereka pelajari dan terhadap proses belajar dapat ditingkatkan.
    8. Peran guru dapat berubah ke arah yang lebih positif.

    ReplyDelete