Sunday, May 05, 2013

Kelas C
Kelompok VII
Ani Rahayu, Eka Yulianti, Ryan Ardi Hidayat, Syamsilah, Dewi Purnama Sari

BAB I  PENDAHULUAN

Akan kita pusatkan perhatian kita lebih dulu kepada alat-alat visual diatas bidang yang tidak trasparan. Pada pembahasan nanti kita akan membahas tentang media pendidikan berupa gambar.

Bagi seorang guru merupakan tugas penting untuk membuat lingkungan pelajaran menjadi bertambah luas dengan membawa berbgai gambar kedalam kelas.dimulai dengan seseuatu yang menyangkut lingkungan kemudian bangsa sendiri, setelah itu bangsa-bangsa lain. Pada waktu yang tepat harus dibicarakan subjek dengan gambar-gambar yang dapat merangsang minat.

Para era dewasa ini, kita lebih berpacu dengan waktu dan masalah, maka penyampaian pelajaran, penerangan dan penyuluhan tidak cukup dengan kata-kata saja. Dengan penjelasan pada bab pembahasan nanti kami dapat meyakinkan yang berkepentingan bahwa dengan menggunakan media pendidikan berupa gambar dalam usaha menyampaikan pelajaran, penerangan dan penjelasan materi akan mencapai hasil yang lebih besar dan singkat serta membuat komunikasi merangsang minat, menarik dan menyenangkan, dengan satu catatan dilakukan dengan cara yang benar, pemilihan gambar yang tepat, sesuai masalah yang dibahas, tidak bertele-tele, tidak menambah kesulitan, tidak menimbulkan kebingungan, sederhana, dan logis. Yang pada kesempatan ini akan kita bahas lebih dalam dan terperinci agar tercapainya proses penyampaian pelajaran yang baik dan penerimaan materi yang tepat.

BAB II  PEMBAHASAN

Media grafis termasuk media visual. Salah satu diantaranya adalah berupa Gambar. Gambar merupakan alat visual yang penting dan mudah didapat. dikatakan penting sebab dapat memberi penggambaran visual yang konkrit tentang masalah yang digambarkannya.gambar membuat orang dapat menangkap ide atau informasi yang terkandung didalamnya dengan jelas, lebih jelas daripada yang dapat diungkapkan dengan kata-kata, baik yang ditulis maupun yang diucapkan. Gambar telah lama digumakan sebagai medium untuk mengajar dan belajar serta dapat digunakan terus dengan efektif dan mudah. Gambar gambar dapat dikumpulkan dari berbagai sumber seperti majalah, surat kabar, pamflet dari biro perjalanan, dan sebagainya. Gambar-gambar harus dikumpulkan dalam map menurut kategori tertentu agar mudah dicari kembali bila diperlukan. 

Gambar adalah media pengajaran yang paling umum dipakai. Merupakan bahasa yang umum,  yang dapat dimengerti dan dinikmati dimana-mana. Oleh karena itu pepatah cina mengatakan bahwa sebuah gambar berbbicara lebih banyak dari pada sersibu kata.

Contoh Gambar:


Beberapa kelebihan media gambar yaitu :
1.    Sifatnya kongkrit; gambar/foto lebih realistis menunjukkan pokok masalah dibandingkan dengan media verbal semata.
2.    Gambar dapat mengatasi batasan ruang dan waktu. Tidak semua benda objek atau peristiwa dapat dibawa kekelas. Dan tidak selalu bisa anak-anak dibawa ke objek/peristiwa tersebut. Gambar atau foto dapat mengatasi hal tersebut. Seperti halnya Air Terjun Niagara atau Danau Toba dapat disajikan ke kelas lewat gambar/foto. Peristiwa-peristiwa yang terjadi di masa lampau, kemarin, atau bahkan semenit yang lalu kadang-kadang tak dapat kita lihat seperti apa adanya. Gambar atau foto amat bermanfaat dalam hal ini.
3.    Media gambar atau foto dapat mengatasi keterbatasan kita. sel atau penampang daun yang tak mungkin kita lihat dengan mata telanjang dapat disajikan dengan jelas dalam bentuk gambar atau foto.
4.    Foto dapat memper jelas suatu masalah, dalam bidang apa saja dan untuk tingkat usia berapa saja, sehingga dapat mencegah atau membetulkan kesalahpahaman.
5.    Foto harganya murah dan mudah di dapat serta digunakan, tanpa memerlukan peralatan khusus.

Namun, gambar atau foto sebagai sebuah media pengajaran juga mempunyai beberapa kelemahan yaitu :
1.    Gambar atau foto hanya menekankan persepsi indera mata.
2.    Gambar atau foto benda yang terlalu kompleks kurang efektif untuk kegiatan pembelajaran.
3.    Ukurannya sangat terbatas untuk kelompok besar.

Syarat-syarat untuk memilih gambar

Gambar atau foto yang baik sebagai media pengajaran yaitu gambar atau foto yang cocok dengan tujuan pembelajaran. Selain itu, syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh gambar/foto yang baik sehingga dapat dijadikan sebagai media pendidikan:

1.    Autentik
Gambar tersebut harus secara jujur melukiskan situasi seperti kalau orang melihat benda sebenarnya.

2.    Sederhana
Komposisi gambar hendaknya cukup jelas menunjukan poin-poin pokok dalam gambar.

3.    Ukuran relatif
Gambar atau foto dapat membesarkan atau memperkecilkan objek atau benda sebenarnya. Apabila gambar/foto tersebut tentang benda atau objek yang belum dikenal atau pernah dilihat anak maka sulitlah membayangkan berapa besar benda atau objek tersebut. Untuk menghindari itu hendaknya dalam foto tersebut terdapat sesuatu yang telah dikenal anak-anak sehingga dapat membayangkan gambar.

4.    Gambar tau foto sebaiknya mengandung gerak atau perbuatan
Gambar yyang baik tidaklah menunjukan objek dalam keadaan diam tetapi memperlihatkan aktivitas tertentu.

5.    Gambar yang belum bagus belum tentu baik untuk mencapai tujuan pembelajaran. Walaupun dari segi mutu kurang, gambar atau foto karya siswa sendiri sering kali lebih baik.

6.    Warna
Walau tidak mutlak, warna dapat meninggikan nilai sebuah gambar, menjadikannya lebih realistis dan merangsang minat untuk melihatnya. Selain dari itu, warna dapat memperjelas arti dari apa yang digambarkan. Akan tatapi penggunaan warna yang salah sering menghasilkan pengertian yang tidak benar.

7.    Tidak setiap gambar yang bagus merupakan media yang bagus
Sebagai media yang baik, gambar hendaklah bagus dari sudut seni dan seseuai dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.

8.    Kesederhanan
Kesederhanaan sangat penting sekali. Gambar yang rumit sering mengalihkan perhatian dari hal-hal yang penting. Anak-anak dan orang yang tidak terpelajar bingung oleh bagian-bagian yang kecil dari sebuah gambar, dan akhirnya gagal menemukan arti yang sesungguhnya dari gambar yang dilihatnya itu. 

Macam-Macam Gambar

gambar yang dimaksud disini adalah termasuk foto atau lukisan, dan sketsa/gamba garis.kitapun dapat menggunakan teknik garis dan lingkaran.
a.    Gambar jadi
Materi pelajaran yang memerlukan visualisasi dalam bentuk ilustrasi yang dapat diperoleh dari sumber yang ada. Gambar-gambar dari majalah, booklet,brosur, selebaran, dan lain-lain mungkin dapat memenuhi kebutuhan. jika pada saat ini belum memiliki kliping gambar, sebaiknya kita memulai mengumpulkan gambar dari berbagai disiplin ilmu. Dari berbagai sumber tersebut diatas, diharapkan tersedia gambar yang sesuai dengan isi pelajaran. Dengan gabungan dari potongan dua gambar atau lebih, kebutuhan terhadap gambar yang sesuai dengan tujuan pembelajaran akan dapat terpenuhi. Hal penting yang harus slalu diperhatikan adalah hak cipta atas gambar yang akan digunakan. Jika gambar-gambar yang akan digunakan itu memiliki hak cipta, kita perlu meminta izin kepada pemegang hak cipta itu.

Gambar yang dikumpulkan dan dipilih untuk digunakan dalam penyampaian materi pelajaran sebaiknya difotocopy. Gambar-gambar itu kemudian digabung dengan label judul dengan huruf-huruf lekat. Hasiilnya dapat difotocopy atau di foto kemudian dicetak diatas kertas fotografi yang baik dengan ukuran yang diinginkan.

2. Gambar  garis (sketsa atau stick figure)
Meskipun tidak memiliki latar belakang pendidikan kesenian atau melukis, kita dapat membuat gambar sederhana yang merupakan sketsa atau gambar garis. Gambar garis, kendatipun amat sederhana dapat menunjukan aksi atau sikap dengan dampak yang cukup baik. Dengan gambar garis kita dapat menyampaikan cerita atau pesan-pesan penting. Disamping gambar garis dapat dibuat langsung pada papan tulis ketika berada dikelas, gambar juga dapat dipersiapkan lebih dahulu pada lembaran karton atau kertas yang sesuai.

Dalam membuat gambar garis ciri utama objek, aksi, atau situasi yang dilukiuskan harus tetap ada. Wajah yang ceria dapat dibedakan dari wajah yang cemberut dengan garis-garis lengkung pada wajah (misalnya mulut dan alis).

Aksi dan kegiatan yang sedang berlangsung dapat dilukiskan dengan baik dengan ganbar garis. Misalnya orang yang sedang berlari dan sedang menarik seekor anjing. Gerakan-gerakan seperti berlari, memanjat tebing, bersepeda, bermain voli, dan lain-lain. Akan lebih menyenangkan apabila dipertontonkan dengan gambar-gambar garis. Disamping itu dengan alat bantu gambar, sisiwa-siswa akan lebih mudah dan leluasa untuk memperbincangkannya daripada mereka harus melalukannya.Bentuk sesuatu objek yang sederhana dapat dilukiskan dengan gambar garis tanpa menghawatirkan penafsiran yang keliru dari siswa. Misalnya gambar rumah atau tas.

Dalam pengajaran bahsa asing, gambar garis dapat pula digunakan untuk mendorong dan menstimulasi pengungkapan gagasan siswa, baik secara lisan maupun secara tertulis. Gambar yang merupakan rangkaian kegiatan atau cerita disajikan secara berurutan. Siswa berlatih mengungkapkan adegan dan kegiatan-kegiatan tersebut yang apabila dirangkaikan akan menjadi suatu cerita. 

Menggunakan Gambar Secara Efektif

Untuk dapat menggunakan gambar secara efektif kita harus mempunyai tujuan yang jelas, pasti dan terperinci untuk kegunaannya. Gambar bukan untuk dipandang-pandang atau hanya sekedar menjadi hiasan dinding saja, kalau kehadirannya dimaksudkan sebagai alat visual. Hanya dengan menggunakan gambar sebagai alat visual satu hal yang tidak boleh dilupakan yaitu, bahwa pengertian anak-anak terhadap sebuah gambar berbeda dengan orang dewasa. Dan orang dewasa tidak bisa mnganalisa sebuah gambar atau orang yang buta huruf bisa juga mendapat kesan yang berbeda sama sekali dari apa yang dimaksud oleh sebuah gambar. Mereka tidak bisa menangkap makna yang sebenarnya dari gambar itu. Nilai sebuah gambar justru tergantung dari bagaimana seseorang menyerap makna yang terkandung didalamnya.

Gambar yang bisa digunakan tentu yang ada hubungannya dengan pelajaran yang sedang digarap atau masalah yang sedang dihadapi. Kita harus dapat mengarahkan minat orang yang sedang melihat gambar untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang timbul dalam pikirannya. Gambar harus dapat merangsang partisipasi peserta supaya ia suka bicara tentang gambar yang dilihatnya. Dari sebuah gambar bisa lahir diskusi yang cerdas dan menarik.    

BAB III  KESIMPULAN

Gambar merupakan alat visual yang penting dan mudah didapat. dikatakan penting sebab dapat memberi penggambaran visual yang konkrit tentang masalah yang digambarkannya.gambar membuat orang dapat menangkap ide atau informasi yang terkandung didalamnya dengan jelas, lebih jelas daripada yang dapat diungkapkan dengan kata-kata, baik yang ditulis maupun yang diucapkan.

Gambar digunakan sebagai media pendidikan dikarenakan berbagai kelebihannya yaitu: Sifatnya kongkrit, Gambar dapat mengatasi batasan ruang dan waktu, Media gambar atau foto dapat mengatasi keterbatasan kita, Foto dapat memper jelas suatu masalah, dalam bidang apa saja dan untuk tingkat usia berapa saja, sehingga dapat mencegah atau membetulkan kesalahpahaman, Foto harganya murah dan mudah di dapat serta digunakan, tanpa memerlukan peralatan khusus.

Gambar dapat dibagi menjadi beberapa yaitu diantaranya: gambar jadi dan gambar garis. Hal penting yang harus slalu diperhatikan adalah hak cipta atas gambar yang akan digunakan. Jika gambar-gambar yang akan digunakan itu memiliki hak cipta, kita perlu meminta izin kepada pemegang hak cipta itu.

Dalam menyajikan gambar yang baik perlu diperhatikan beberapa hal yaitu: autentik, sederhana, ukuran relatif, Gambar tau foto sebaiknya mengandung gerak atau perbuatan, warna dapat meninggikan nilai sebuah gambar, menjadikannya lebih realistis dan merangsang minat untuk melihatnya, gambar hendaklah bagus dari sudut seni dan seseuai dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.

DAFTAR PUSTAKA

1.    Amir Hamzah Suleiman, Media Audio-Visual Untuk Pengajaran,Penerangan dan Penyuluhan, Jakarta : PT. Gramedia, 1981
2.    Arif Sadiman, Media Pendidikan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2009.
3.    Asfah Rahman, Media Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada,2011
4.    Nasution, Teknologi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara, 1994
Pendapat Anda?

51 comments:

  1. DEWI MASITOH (1167481/PAI/C)
    Aslm..
    Sesuai dengan nilai kemanfaatannya, produksi media pendidikan berupa gambar (non elektronik) ini apakah cocok dipergunakan dalam proses pembelajaran di semua jenjang/tingkat pendidikan(TK, Sd,SMP,SMA,Perguruan Tinggi)??jelaskan!

    ReplyDelete
    Replies
    1. siti nurhidayah (1169041) C/PAIMonday, May 06, 2013 10:36:00 PM

      saya akan mencoba menjawab pertanyaan dari saudari dewi masitoh.
      pembelajaran dengan menggunakan media gambar (non elektronik) menurut saya cocok-cocok saja, dan bisa di terapkan di semua jenjang pendidikan, tetapi tanpa adanya elektronik ya kurang efektif dan kurang jelas,dan kurang lengkap. seperti di skolah TK ataupun PAUT danSMP,SMA itu kebanyakan menggunakan ganbar cara pembelajarannya, dan anak-anak paling suka dengan media bergambar daripada belajar yang hanya menulis atau membaca buku tanpa ada gambar, sehingga anak merasa jenuh karena tidak ada fariasi, dalam pembelajarannya. misalnya gambar gunung sungai lautan dan sebagainya yang lebih khusus lagi karena kita belajarnya di PAI yang di bahas tentang pendidikan keislaman, bisa menampilkan tentang gambar peraktek berwudhu,solat,hewan kurban,penghitungan hisab dengan perputaran matahari,manasik haji,serta ceriita-cerita ataupun sejarah para nabi juga menggunakan gambar akan lebih menarik dan sebagainya yang dapat memudahkan dalam proses pembelajaran.sehingga dengan adanya media gambar seorang guru lebih mudah menyampaikannya kepada peserta didik.
      trimakasih......

      Delete
    2. syamsilah (1169141) pemakalahWednesday, May 08, 2013 5:10:00 AM

      ,sya akan mencoba menjawab berkenaan dengan prtanyaan saudari dewi masitoh..
      menurut saya, media pembelajaran berupa gambar ini cocok di pergunakan dalam berbagai tingkatan pendidikan, baik TK, SD, SMP, SMA, maupun perguruan tinggi sekalipun.. karna media gambar ini sangat membantu pserta didik dalam memahami pembelajaran terutama yang membutuhkan penjelasan dengan penggambaran.

      jika menggambarkan sesuatu hanya dengan kata-kata saya rasa itu tidak maksimal membatu pemahaman siswa, karna kebanyakan siswa itu lebih tanggap memahami sesuatu dengan penggambaran yang jelas, dan hal itu dapat di lakukan dengan menerapkan media gambar dalam penjelasannya.

      tapi pembelajaran menggunakan media gambar ini harus di sesuaikan dengan materi ajar dan tujuan pembelajarannya,,, jika sekiranya dengan menggunakan gambar itu justru membuat materi pelajaran jadi semakin sulit dipahami, maka sebaiknya tidak mengguankan media gambar, melainkan dengan media elektronik atau media audio visual lainnya.

      Delete
    3. ani rahayu /1167191 (pemateri)Wednesday, May 08, 2013 6:02:00 PM

      saya akan coba menjawab pertanyaan dari saudari Dewi Masitoh,menurut saya media gambar cocok digunakan di jenjang pendidikan apa saja,karena media gambar adalah media yang paling sederhana penggunaannya,begitu pula keefektifannya dalam pembelajaran,media gambar menjadikan siswa mudah mengingat materi yang dipelajarinya,media ini juga menarik perhatian siswa,sehingga dapat memperhatikan materi yang sedang di terangkan oleh guru tersebut.

      Delete
    4. menurut paradigma saya bahwa media pembelajaran berupa gambar cocok dan baik digunakan dalam jenjang pendidikan apapun yang terpentng adalah bgaimana cara menerapkannya harus melihat situasi dan kondisi. yang bisa melihat situasi dan kondisi adalah guru jadi guru dituntut bisa memahami materi media pembelajaran apa yang harus digunakan supaya siswa mudah memahaminya, dan gambar apa yang cocok agar siswa tidak bosan melihatnya.

      Delete
    5. NURUL KHASANAH (1168591) PAI/CThursday, May 09, 2013 6:44:00 AM

      saya akan mencoba menjawab pertanyaan dari saudari dewi masitoh, jadi itu tergantung materi yang di sampaikan dan tujuan pembelajarannya. jika memang materinya itu membutuhkan penjelasan dengan media berupa gambar, maka itu akan lebih mudah untuk digunakan dan sangat mendukung dan membantu pemahaman terhadap peserta didik.terimakasih

      Delete
  2. totok budi laksono (1169221, A)
    aslm..
    Jika diamati dalam dunia pendidikan untuk sekarang ini media berupa gambar (non elektronik) ini memang sedikit sekali peminatnya. Para pendidik lebih memilih menggunakan media elektronik dalam proses belajar mengajar. Kenapa demikian, apakah media berupa gambar ini kurang menarik atau bagaimana..?

    ReplyDelete
    Replies
    1. DEWI MASITOH (1167481/PAI C)
      Wa'alaikumsalam..
      Menurut saya, penggunaan media berupa gambar (non-elektronik) ini masih banyak dimintai dan digunakan oleh guru dalam menyampaikan materi ajar yg terlalu kompleks u/ dijelaskan hanya secara oral/lisan saja. terbukti di level pendidikan TK misalnya, masih digunakan gambar-gambar (gambar buah2an, angka2,huruf2, dsb)utk menunjang pengetahuan peserta didik. di SD penggunaan gambar2 PETA utk pelajaran IPS,pemandangan, dsb juga masih digunakan oleh guru. di SMP & SMA-pun demikian, penggunaan gambar ini seperti gambar organ tubuh manusia, gambar ginjal, jantung, sel2, dsb juga masih dipergunakan oleh guru u/ menunjang proses transformasi ilmu pengetahuan kpd peserta didik.
      Saya kira media berupa gambar ini sangat excited..
      terimaksih.

      Delete
    2. MAISYAROH (1168101/PAI/C)Tuesday, May 07, 2013 9:07:00 AM

      saya akan mencoba untuk menambahkan jawaban dari Dewi Masitoh,, menurut saya ini tergantung pada level pendidikannya,, misal seperti ini,, para peserta didik yang msih dalam pendidikan PAUD, TK, dan SD,, pasti akan lebih memilih dan meminati media Gambar (non elektronik) karena ini akan lebih praktis dan mudah untuk diggunakan,, tetapi bila pserta didik yang sdah menginjak SMP, SMA, sampai Perguruan Tinggi,, jelas mereka pasti akan lebih memilih media belajar yang berbasis elektronik,, jadi media Gambar tetap diminati bagi para Pendidik dan Pserta Didik,,namun tergantung pada levelny.. trimaksihh..

      Delete
    3. Syamsilah (1169141) PemakalahWednesday, May 08, 2013 5:24:00 AM

      , terimakasih atas pertanyaan saudata Toto.. saya akan mencoba menjawab pertanyaan anda mengenai ketertarikan para pendidik terhadap media elektronik dibandingkan media gambar.

      benar sekali apa yang anda utarakan. memang pada kenyataannya pendidik sekarang lebih menyuakai pembelajaran dengan media elektronik di bandingkan media gambar. hal itu karena media elektronik sekarang ini semakin hari semakin berkembang, dan ragam keberhasilan yang didapat dengan metode elektronik juga semakin nyata.

      jika kita bandingkan dengan media gambar, meskipun media gambar tidak terlalu sulit di aplikasikan dalam pembelajaran, namun menggunakan media elektronik juga terkadang lebih mudah dan lebih mampu mengefektifkan waktu.

      selain itu, terkadang penyajian gambar dalam setiap pembelajaran sangat minim sekali inovasi dan metode metode baru yang dikeluarkan, tatapi jika dengan media elektronik, dlam kurun waktu yang sangat singkat pendidik mampu menjelaskan berbagai hal dengan detail. hal itu yang membuat pendidik lebih tertarik menggunakan media elektronik dari pada media gambar.

      Delete
    4. ani rahayu /1167191 (pemateri)Wednesday, May 08, 2013 6:09:00 PM

      ass,,saya akan mencoba menjawab pertanyaan dari saudara totok,,menurut saya media gambar masih banyak diminati oleh para pendidik,,karena media ini sangat mudah di gunakan,,,hanya saja mungkin penggunaannya pada materi2 tertentu yang sesuai...
      ada saat nya menggunakan media gambar dan ada saanya menggunakan media elektronik,misalnya saja pada materi thoharoh atau pun shalat,jika hanya dengan menggunakan media gambar,,siswa akan sulit memahami dengan cermat gerakan yang harus dipraktikan,.terlebih perkembangan zaman semakin pesat,media elektronik dapat ditemukan dimana saja oleh peserta didik,,jadi seorang pendidik harus dapat menyesuaikan diri dengan kemajuan zaman.

      Delete
    5. imam sodikin 1167871 (A)

      imam sodikin 1167871(A)
      saya akan coba sedikit membantu memberikan jawaban, mengenai pertanyaan dari saudara totok,
      menurut saya mengapa media gambar atau lebih spesifiknya media nonelektronik kurang diminati, karena disini pendidik memiliki option yang lebih mudah, dan simple dan efektif yaitu media elektronik, kerena dengan menggunakan media elektronik semua akan lebih efisien baik dari segi waktu, penerimaan, jangkauan materi bisa lebih luas dan pemanfaatannya pun relatif sederhana sehingga hal ini tidak menutup kemungkinan untuk mengalihkan perhatian para tenaga pendidik untuk lebih condong menggunakan media elektronik ketimbang nonelektronik.

      Delete
  3. 1168461 PAI/C
    Assamualaikum...
    saya ingin bertanya berkaitan dengan produsi media pendidikan berupa gambar (non elektronik),ada tidak si keunggulannya media pendidikan berupa gambar non elekronik,dan apakah media non elektronik cocok digunakan dalam pembelajaran PAI, tolong jelaskan
    terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. DEWI MASITOH (1167481/PAI C)
      Wa'alaikumsalam..
      tentu saja ada banyak sekali keunggulan/kelebihan dari penguunaan gambar non elektronik ini, diantaranya: gambar itu sifatnya konkrit, gambar dapat mengatasi batasan ruang & waktu, gambar atau foto dapat mengatasi keterbatasan kita, gambar dapat memperjelas suatu masalah, hemat biaya (karena utk memperoleh gambar ini murah, tdk perlu mengeluarkan COST yg berlebih), gambar dapat digunakan utk bidang apa saja dan utk usia berapa saja, serta masih bnyk lagi keunggulan yg dimiliki oleh produksi media pendidikan berupa gambar (non-elektronik ini).
      Media gambar (non elektronik) ini cocok dan dapat digunakan untuk pembelajaran di PAI, tergantung dari materi ajar apa yg akan diajarkan. dan keSemuanya menyesuaikan dgn tujuan yg telah ditetapkan oleh guru dlm menggunakan media gambar trsbt untu keperluan pengajaran.

      Delete
    2. siti nurhidayah (1169041) C/PAIMonday, May 06, 2013 10:51:00 PM

      saya ingin menambahkan jawaban dari saudari dewi masitoh, saya sangat setuju dengan pendapat dewi,keunggulan menggunakan media gambar mempermudah penyajian yang misalnya kita harus melihat benda yang asli karena jauh kita bisa menyajikannya di kelas dengan berupa gambar, apalagi disekolah yang jauh dari kota ya....yang mungkin masi tertinggal tentang TIK, seorang guru menggunakan gambar dalam penyajiannya akan lebih mudah, apalagi dalam pembelajaran PAI, yabg sering kita lihat bayak sekali ya yang menggunakan gambar ketika teori, setelah faham langsung di praktekkan seperti berwudhu,tayamum,sholat,dll. pokoknya lebih mudah dan terjangkau..........serta efektif untuk pembelajaran, serta membuat peserta didiktidak jenuh dan kreatif,untuk guru dan peserta didik

      Delete
    3. Syamsilah (1169141) PAI (C) PemakalahWednesday, May 08, 2013 5:46:00 AM

      , Terimakasih kepada Saudari Nur Darojatun Nikmah atas pertanyaannya.
      Saya akan coba menjawab berkenaan dengan keunggulan media gambar. media pembelajaran berupa Gambar ini sangat efektif di gunakan dalam proses belajar mengajar, mengapa demikian saya katakan? karna media berupa gambar ini sangat dapat membantu para pendidik dalam merangsang pemahaman siswa terhadap sebuah materi, terutama materi yang memerlukan penggambaran dalam memahaminya. media gambar ini sangat baik dan tepat sekali di gunakan dalam pembelajaran PAI.

      mengenai keunggulan media gambar ini sangat banyak sekali. di antaranya
      1. Sifatnya kongkrit; gambar dapat lebih realita dalam menunjukkan pokok masalah dibandingkan dengan media verbal semata.
      2. media gambar dapat membatasi ruang dan waktu pemikiran siswa. bisa saja ketika guru menjelaskan penggambaran tentang sesuatu, pemikiran siswa tentang hal tersebut tidak tepat dengan gambar yang sesungguhnyayang di maksud oleh guru. bahkan bisa saja pemikirannya terlalu meluas dan akhirnya antara penjelasan dan pemahaman tidak searah. maka dengan menggunakan media gambar ini penjelasan guru terhadap sesuatu dapat tepat di pahami.
      3. media gambar dapat memperjelas masalah. karna sangat tidak mungkin seorang guru dapat membawa atau mempraktekkan bencana gunung meletus, banjir, atau tsunami ke dalam kelas.dan dengan adanya media gambar ini dapat di jelaskan atau di perlihatkan gunung dalam keadaan meletus, bencana banjir dan golakan air ketika tsunami.

      jadi sangat beragam keunggulan media gambar ini untuk di pergunakan dalam pembelajaran.

      Delete
  4. Alfi Nurfadilah (A/1167081) AMonday, May 06, 2013 10:54:00 PM

    Assalamualikum,
    Sejauh ini adakah kelemahan-kelemahan dari media non elektrik, dalam media pembelajaran.Kalaupun ada itu contohnya seperti apa?
    Tolong beri penjelasan. terimakasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. DEWI MASITOH (1167481/PAI C)
      Wa'alaikumsalam..
      Ada. Kelemahan2 pengggunaan media berupa gambar Non-E ini diantaranya, 1. Gambar atau foto hanya menekankan pada persepsi Indera mata, Sedangkan kita ketahui bahwa setiap individu akan memiliki persepsi yg berbeda2 sesuai dgn apa yg ditangkap dr apa yg dilihatnya (Egosentris). 2. Gambar atau foto Benda yg terlalu kompleks kurang efektif untk kegiatan pembelajaran, 3.Ukurannya sangat terbatas utk kelompok besar, artinya penggunaan media berupa gambar non-E ini terbatas utk kelompok kecil saja.. Misal didalam satu ruang kelas berisi sebnyak 40siswa, nah penggunaan media gambar ini kurang begitu efektif karena siswa yg duduk di bangku belakang akan sedikit kesulitan merespon gambar/materi ajar yg diberikan guru melalui gambar tersebut.
      terimaksih.. ^_^

      Delete
    2. ani rahayu /1167191 (pemateri)Wednesday, May 08, 2013 6:17:00 PM

      wa'alaikumslam.
      saya akan mencoba menjawab,,kelemahn dari media gambar ini ialah,,suasana kelas kurang terkondisikan,karena siswa yang berada dibelakang mengalami kesulitan dalam memahami media ini,,kemudian media ini menjadikan daya imaginasi atau kreatifitasnya menjadi terbatas, trimakasih

      Delete
  5. siti nurhidayah (1169041) C/PAIMonday, May 06, 2013 10:59:00 PM

    saya mau bertanya dalam pembelajaran dengan menggunakan media gambar ini apakah mungkin ada kendala-kendalanya dan hambatan apasaja?.......jika ada tolong jelaskan seta bagai mana untuk mengantisipasinya dan jika tidak tolong jelaskan juga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Syamsilah (1169141) PAI (C) PemakalahWednesday, May 08, 2013 5:57:00 AM

      Terimakasih kepada saudari Siti Nurhidayah atas pertanyaannya.
      saya akan mencoba menjawab pertanyaan yang anda berikan kepada kelompok kami. kendala dan hambatan dalam menggunakan media gambar untuk sebuah pembelajaran ada pada letak pengumpulannya. untuk pembelajaran yang sulit dan memerlukan pemahaman yang dalam, terkadang dalam pencarian gambar yang tepat itu sangat sulit, sselain itu, hambatannya juga terletak pada pengaplikasiannya, untuk jumlah kelas yang besar media gambar ini sangat tidak efektif. karna sangat jarang sekali kita temui gambar dalam ukuran yang sangat besar yang dapat dijangkau oleh puluhan peserta didik sperti ketika menggunakan Layar Proyek tor atau media elektronik lainnya.

      Delete
    2. NURUL KHASANAH (1168591) PAI/CThursday, May 09, 2013 7:00:00 AM

      saya akan menanggapi pertanyaan dari saudari siti nurhidayah.....sebenarnya media berupa gambar ini mempuyai kendala dalam penggunaannya, diantaranya: yang pertama, media gambar biasanya sulit untuk dicari, apalagi untuk materi yang cukup rumit penjelasannya, kemudian yang kedua butuh penjelasan-penjelasan lebih lanjut, karena biasanya di media gambar itu tidak di jelaskan secara detail, dan membutuhkan penjelasan dari seorang pendidik. jadi jikaa hanyua memandang sebuah gambar tanpa dijelaskan, siswa sulit untuk memahami gambar tersebut.
      demikian menurut saya, terimakasih...

      Delete
  6. DEWI MASITOH (1167481/PAI C)
    Saya rasa apabila dalam menggunakan media berupa gambar (non-elektronik) ini sesuai & memperhatikan prosedur/kriteria/syarat2 yg telah ditentukan, maka pengajaran yg dilakukan guru dgn media gambar ini akan berjalan dgn efektif, efesien & lancar sesuai dgn tujuan awal yg ditentukan guru.
    Kendalanya dengan media gambar itu, kurang bisa menjangkau keseluruh ruang kelas. Artinya media gambar ini sangat lemah utk kelompok besar. penggunaan media berupa gambar non-E ini terbatas utk kelompok kecil saja.. Misal didalam satu ruang kelas berisi sebnyak 40siswa, nah penggunaan media gambar ini kurang begitu efektif karena siswa yg duduk di bangku belakang akan sedikit kesulitan merespon gambar/materi ajar dlm gambar. Cara mengantisipasinya ya bagaimana guru membuat Desain gambar yg bisa menjangkau ke keseluruh bagian kelas. Lagi2 persiapan itu adalah yg sangat utama.

    ReplyDelete
  7. Ulfatun Nahdiyah (1169281/C)
    Tujuan belajar sejatinya yaitu untuk menyatukan persepsi dan pemikiran peserta didik, namun pada kenyataannya dalam menggunakan media pendidikan berupa gambar, terkadang peserta didik memiliki pemikiran atau imajinasi yang berbeda-beda terhadap gambar yang mereka lihat. Apa yang harus dilakukan seorang pendidik untuk menyatukan perbedaan persepsi tersebut???

    ReplyDelete
    Replies
    1. assalamu'alaikum wr.wb.
      saya akan menenanggapi pertanyaan ulfatunnadiya, yang harus dilakukan oleh seorang pendidik untuk menyatukan perbedaan persepsi yaitu dengan memberitahu atau menjelaskan kepada peserta didiknya bahwasannya gambar tersebut seperti ini maknanya, jd si pendidik tidak hanya memberikan gambar saja tapi juga harus menjelaskan kepada peserta didiknya, supaya peserta didik tidak salah dalam memahami makna gambar tersebut.... terimakasi..

      Delete
    2. DEWI MASITOH (1167481/PAI C)
      Nah, disini peran guru yang sangat diutamakan. Tugas guru dalam hal ini adalah bagaimana menyamakan persepsi dari setiap siswanya. Dengan sudah diberikannya media beruba gambar non E yg didalamnya ada materi ajarnya, tentu pendidik tidak diam saja membiarkan anak didiknya melihat/menonton gambar yg sudah pendidik pasang atau siapkan dimuka kelas, namun tentunya pendidik menjelaskan apa makna tersirat & tersurat dari gambar tersebut.. Nah disaat inilah pendidik berusaha menyamakan persepsi peserta didiknya.,
      terimakasih,,,^.^

      Delete
    3. baik saya sekdikit menambahkan jwabannya, sya setuju sekali dengn pendapat sdara ahmad nasrullah, bahwasannya seorang pendidik tidak hanya memberikan gambar saja tanta penjelasan. kembali lagi bahwa media pendidikn berfungsi untuk membantu peoses belajr mengajar, jadi media apaun itu yang digunakan haruslah tidak mengurangi peran seorang guru, melainkan media itu untuk memudahkan seorfang guru dlm menjyampaikan pelajaran tanpa mengurangi perannya dalam menjelaskan pelajaran, mlah seorang guru harus benar-benar mengarti dari gambar yang akan digunakan dalm menyampaikan persepsi peserta didik...baik terimakasih.

      Delete
  8. assalamualaikum wr. wb
    saya ingin bertatanya kriteria apa saja kah atau ketentuan media yang masuk kedalam media gambar atau grafis?
    trimakasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. DEWI MASITOH (1167481/PAI C)
      wa'alaikumsalam
      Segala gambar yang didalamnya terdapat unsur atau ada nilai pendidikannya dan dapat dimanfaatkan/digunakan sbg alat visual guna merangsang peserta didik agar lebih tertarik pada materi pelajaran yg disampaikan lewat gambar tersebut, maka gambar2 tersebut sudah barang tentu masuk kedalam Media gambar (produksi media pendidikan berupa gambar non E)

      Delete
    2. Syamsilah (1169141) PAI (C) PemakalahWednesday, May 08, 2013 6:06:00 AM

      terimaksih kepada saudara Adif Fanani atas pertanyaannya.
      saya akan mencoba menjawab pertanyaan anda. ketentuan kriteria media yang masuk dalam media grafis yaitu media gambar yang tentunya dapat menjelaskan secara jelas realita masalah dalam pembelajaran. gambar yang termasuk dalam ketentuan ini harus bersifat sederhana yang artinya tidak rumit untuk dipahami. kemudian gambar yang masuk dalam kriteria ini adalah gambar yang jelas dan tidak menimbulkan kebingungan ketika di lihat dan dipahami.

      Delete
    3. ani rahayu /1167191 (pemateri)Wednesday, May 08, 2013 6:22:00 PM

      saya akan mencoba menjawab pertanyaan saudara adif,,kriteria yang ada dalam media ini haruslah jelas,mudah dimengerti oleh semua siswa,,dan yang terpenting haruslah sesuai dengan materi yang sedang dibahas,seorang guru berperan penting dalam media ini.

      Delete
  9. MAISYAROH (1168101/PAI/C)Tuesday, May 07, 2013 8:53:00 AM

    sebelumnya saya ingin menanggapi makalah anda,, Benar sekali apa yang telah dipaparkan dalam makalah bahwasanya media gambar (non elektronik) sangat bermanfaat sekali untuk membantu proses pembelajaran disekolah,, terutama pda sekolah-sekolah yang blum mampu mlengkapi fasilitas skolahnya dengan alat-alat yang lebih canggih,,dan juga menjadi satu alternatif bagi para pendidik yang masih Gaptek.. karena dengan Media gambar (non elektronik) ini yang sangat sederhana dan terjangkau mudah didapatkan dan cukup mnarik digunakan dalam media pembelajaran..

    ReplyDelete
  10. siti nurhidayah (1169041) C/PAITuesday, May 07, 2013 9:26:00 PM

    saya mau bertanya tentang penggunaan media gambar non elektronik ini yang paling banyak berperan dalam pembelajaran murid atau guru?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Syamsilah (1169141) PAI (C) PemakalahWednesday, May 08, 2013 6:13:00 AM

      menurut saya peran guru atau murid dalam pembelajaran menggunakan media gambar ini di lihat dari pada tingkat sekolah mana ia belajar. sebagai mana kita ketahui peranan guru pada setiap tingkat jenjang pendidikan itu persentasenya selalu berbeda, pernanan guru sejak SD hingga perguruan tinggi persentasenya semakin berkurang begitupun sebaliknya dengan murid. hal itu berlaku bagi setiap pembelajaran dengan menggunakan media apapun itu. pengaplikasian peranan baik guru maupun murid sama saja seperti pembelajaran pada umumnya, hanya saja media yang digunakan berbeda, yaitu dengan menggunakan media pembelajaran berupa gambar.

      Delete
  11. DEWI MASITOH (1167481/PAI C)
    Keduanya saling berperan. Guru memberikan materi ajar yg ia kombinasikan dalam gambar, dan murid dengan inderanya menangkap rangsangan tersebut sesuai dgn apa yg dilihatnya & yg mereka persepsikan. Namun, saya rasa yg paling berperan disini tetap guru. Karena disamping ia hanya menyajikan gambar kepada murid2nya, guru juga harus menjelaskan materi yg ia sajikan lewat gambar tersebut & menyamakan persepsi seluruh muridnya dgn penjelasannya tersbt.
    terimakasih.. ^_^

    ReplyDelete
  12. baik saya sependapat dengan saudari syamsilah, dmana setiap tingkatan/jenjang pendidikan peran guru dan murid itu berbeda-beda dalam kegiatan belajar mengajar, dimana dalam tingkatan SD dan SMP yang lebih berperan adalah gurunya, kemudian di SMA seimbang antara guru dengan iswany, dan di perguruan tinggi mahasiswanya yang lebih berperan.. jadi hal ini berlaku dalam pembelajaran yang menggunakan media apapun.. jadi peran guru dan murid sama dengan KBM pada saat menggunakan media selain gambar.. terimakasih

    ReplyDelete
  13. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
    Replies
    1. assalamu'alaikum wr.wb
      saya ingin bertanya..
      kenapa penggunaan media non elektronik erupa gambar jarang digunakan dalan kegiatan belajar mengajar..? terimakasih

      Delete
    2. Syamsilah (1169141) PAI C PemakalahThursday, May 09, 2013 6:29:00 AM

      Terimakasih atas pertanyaannya saudara Ahmad Nasrullah..
      ,, media pembelajaran berupa gambar tidak sering digunakan dalam kegiatan pembelajaran dikarnakan pada saat ini media elektronik semakin beraneka ragam, baik bentuk, pengaplikasian maupun hasil yang di dapat dari pembelajaran berupa media elektronik.
      hal itu secara tidak langsung menyurutkan minat baik pendidik maupun peserta didik terhadap media pembelajaran berupa gambar ini.
      selain itu, media gambar juga tidak dapat di manipulasi dan di ubah-ubah sedemikian rupa, sehingga membutuhkan gambar lebih bnyak untuk beberapa materi yang terbilang cukup sulit..
      saya rasa hal itu cukup dapat menjadi alasan mengapa media gambar sangat sering di gunakan dalam pembelajaran,,, terima kasih,,,

      Delete
  14. ass saya ingin bertanya apa dampak positif negatif macam-macam media gambar dan bagaimana pengaplikasianya dalam PAI?? trimakasih

    ReplyDelete
  15. dian sulasmi(1167531/PAI/C)Thursday, May 09, 2013 2:41:00 AM

    saya akan mencoba menjawap pertanyaan dari saudari Eka Sullis, dalam penggunaan media gambar tentu ada dampak positif dan negatif, diantara lain sebagai berikut,
    Dampak Positif dalam media gambar atau media visual
    1. Kecepatan dan keakuratan dalam menyajikan berita, melebihi media massa lainnya seperti surat kabar dan radio.
    2. Mampu menyuguhkan beragam tayangan hiburan, yang dapat menghilangkan stress karena banyaknya masalah kehidupan.
    3. Dapat menambah wawasan.
    Dampak Negatif
    1. Dapat merusak mental sekaligus pola pikir anak-anak tanpa pandang bulu.
    2. Mengajarkan budaya komersil atau konsumerisme dalam diri anak-anak.
    3. Memberi dampak yang negatif untuk kesehatan badan.
    4. Televisi juga menghadirkan dunia yang aneh atau dunia maya.
    dalam pengaplikasianya media gambar sebagai berikut,
    Media gambar merupakan salah satu jenis media yang paling disukai peserta didik, terutama peserta didik usia anak-anak. Media gambar lebih memudahkan mereka dalam memahami materi pembelajaran. Ruang lingkup Pendidikan Agama Islam meliputi aspek sebagai berikut: Al Qur’an Hadits, Aqidah, Akhlak Fiqih, Tarikh dan kebudayaan Islam. Materi Tayamum merupakan salah satu materi pembelajaran yang termasukdalam aspek fiqih yang kemudian harus disampaikan kepada siswa melalui pembelajaran yang menyenangkan.

    ReplyDelete
  16. NURUL KHASANAH (1168591) PAI/CThursday, May 09, 2013 6:16:00 AM

    assalamualaikum...saya ingin bertanya tentang pemaparan makalah ini, adakah perbedaan antara media pendidikan berupa gambar pada zaman dahulu dengan meda pendidikan gambar di zaman sekarang ini? jika ada tolong jelaskan! terimakasih wassalamu'alaikum...

    ReplyDelete
    Replies
    1. eni setyowati, 1167661, PAI ( B )Wednesday, May 15, 2013 7:38:00 PM

      ass.
      menurut saya media pendidikan zaman dulu dengan media pendidikan zaman sekarang tu jelas ada perbedaannya, perbedaan tersebut dapat di lihat dari kemajuan zaman teknologi yang semakin canggih, dengan majunya suatu teknologi tersebut dapat memudahkan pendidik dalam menyampaikan materi kepada peserta didik.
      tank's
      wass....

      Delete
    2. siti aisah, 1168951 (B)Thursday, May 16, 2013 11:12:00 PM

      menurut saya ada perbedaannya....
      yaitu jenis media pada zaman sekarang lebih banyak dari pada pada zaman dahulu, media gambar pada zaman sekarang lebih menarik dan canggih..

      Delete
  17. ayang kurnia , 1167311, B

    di makalah anda, ada kalimat:
    Foto dapat memper jelas suatu masalah, dalam bidang apa saja dan untuk tingkat usia berapa saja, sehingga dapat mencegah atau membetulkan kesalahpahaman, mhon jelaskn.....!!!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. sedikit menjawab..
      didalam makalah sebelum point ke4 ini terdapat satu point yang menjelaskan tentang kalimat tersebut yaitu bahwa Tidak semua benda objek atau peristiwa dapat dibawa kekelas. Dan tidak selalu bisa anak-anak dibawa ke objek/peristiwa tersebut. Gambar atau foto dapat mengatasi hal tersebut. Seperti halnya Air Terjun Niagara atau Danau Toba dapat disajikan ke kelas lewat gambar/foto. Peristiwa-peristiwa yang terjadi di masa lampau, kemarin, atau bahkan semenit yang lalu kadang-kadang tak dapat kita lihat seperti apa adanya. dengan adanya foto dapat memperjelas persepsi yang menyimpang dari apa yang sebenarnya terjadi.
      terima kasih...

      Delete
    2. eni setyowati, 1167661, PAI ( B )Wednesday, May 15, 2013 7:22:00 PM

      ass.
      saya sependapat dengan jawaban sebelumnya, disini saya akan mengambil contoh tentang gambar orang yang sedang sujud, dengan foto tersebut peserta didik akan dapat membedakan posisi sujud laki2 dan posisi sujud perempuan.
      terimakasih, semoga dapat di pahami
      wss.

      Delete
    3. eli setiana 1167651 pai(B)Wednesday, May 15, 2013 7:27:00 PM

      saya akan berikan contoh yang Peristiwa-peristiwa yang terjadi di masa lampau, kemarin, atau bahkan semenit yang lalu kadang-kadang tak dapat kita lihat seperti apa adanya.
      seperti adab penyembelihan qurban salah satunya adalah meletakkan kaki orang yang memotong dileher hewan kurban itu akan memperjelas persepsi peserta didik yang belum pernah melihat hal tersebut secara langsung.....
      terima kasih

      Delete
  18. Wahyu Fuad Syakhroni PAI C ( 1169341)Thursday, May 09, 2013 7:20:00 AM

    apakah Produksi Media Pendidikan Berupa Gambar (Non Elektronik) dalam dunia pendidikan secara keseluruhan dapat menjadikan tolak ukur jaminan kemajuan pendidikan di indonesia, khususnya untuk perguruan tinggi

    ReplyDelete
    Replies
    1. eli setiana 1167651 pai(B)Wednesday, May 15, 2013 6:49:00 PM

      ass...
      saya sedikit menjawab.....
      kalau pendapat saya apakah media itu dapat dijadikan sebagai jaminan? jawaban saya tidak,,,
      karena seluruh media yang ada dalam pendidikan adalah berperan sebagai penunjang terlaksananya proses pembelajaran. yang menjadi jaminan majunya pendidikan diindonesia itu sdm, baik dari segi peserta didik maupun pendidik. seberapa besar keinginan mereka untuk memajukan dunia pendidikan.
      sedikit pendapat saya
      terima kasih
      wass.........

      Delete
  19. eli setiana 1167651 pai(B)Wednesday, May 15, 2013 6:55:00 PM

    ass. ...
    saya ingin bertanya
    dari sudut pandang kita sebagai peserta didik media apa yang paling berpengaruh dalam pembelajaran?
    dan berikan contoh situasi yang seperti apa dan media yang baik itu seperti apa...?
    terima kasih wass.

    ReplyDelete