Sunday, April 28, 2013

Kelas A
Kelompok VI
Mohamad Wahid Ikhsanudin, Miftahus sa’adah, Milda, Septin Yuandar, Tamim khoirudin

BAB I
PENDAHULUAN

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah embawa perubahan yang sangat signifikan terhadap berbagai dimensi kehidupan manusia, baik dalam dalam ekonomi, ssosial, buda maupun pendidikan. Oleh karena itu agarpendidikan idak tertinggal dari perkembangan teks tersbut perlu adanya penyesuai-penyesuaian, terutama sekali yamg berkaitan dengan faktor-faktor pengajaran disekolah. Salah satu faktor tersebut adalah media pembelajaran yang perlu dipelajari dan dikuasai guru atau calon guru, sehingga mereka dapat menyampaikan materi pelajaran kepada para siswa secara baik berdaya guna dan berhasil guna.


Hasil penelitian telah memperlihatkan media telah menunjukkan keunggulannha membantu para guru dan staf dalam menyampaikan pesan pembelajaran serta lebih tepat dan lebih mudahdtangkap para siswa. Media memliki kekuata-kekuatan yang positif dan sinergi yang mampu merubah sikap dan tinggah laku mereka kearah perubahan yang kreatif dan dinamis. Sehubungn dengan hal itu, peran media sangat dibutuhkan dalam pembelajaran dimana dalam perekembangannya saat ini media bukan lagi dipandang sekedar alat bantu tetapi merupakan bagian yang integral dalam system pendidikan  dalam pembelajaran.

Dalam makalah ini akan dibahas macam-macam pendidikan yang akan dibahas pada bab pembahasan selanjutnya.

BAB II
PEMBAGIAN DAN MACAM-MACAM MEDIA PENGAJARAN

RUDI BERTZ (1977) mengklarifikasikan ciri utama media pada tiga unsur pokok yaitu suara, visual, dan gerak. Bentuk visual itu sendiri dibedakan lagi pada tiga bentuk, yaitu gambar visual, garis (linergrafic) dan symbol. Di samping itu dia juga membedakan media siar (transmisi) dan media rekam (recording), sehingga terdapat 8 klarifikasi media:
1.    Media audio visual gerak;
2.    Media audio visual diam;
3.    Media audio semi gerak;
4.    Media visual gerak;
5.    Media visual diam;
6.    Media visual semi gerak;
7.    Media audio,
8.    dan media cetak.

Dilihat dari jenisnya, media terbagi menjadi:
a.    Media auditif
Media yang hanya mengadalkan suara saja seperti radio, kaset rekoorder, peringan hitam. Media ini tidak cocok untuk orang tuli aau mempunyai kelainan pendengaran.

b.    Media visual
Media yang hanya mengandalkan indera pengelihatan media ini ada yang menampilkan gambar diam seperti film strip, slide, foto, gambar atau lukisan, dan cetakan. Adapula yag menampilkan gambar atau symbol yang bergerak seperti bisu, dan film kartun.
Media ini dibagi dalam:
1.    Audio visual murni yatu baik unsure suara maupun unsure gambar berasal dari satusumber seperti viseo kaset
2.    Audio visual tidak murni yaitu unsure suara dan unsure gambarnya berasal dari sumber yang berbeda. Misalnya film bingkai suara yang unsure gambarnya berasal dari slides proyektor dan unsure suaranya berasal dari tape recorder.

c.    Media audio visual
Media yang mempunyai unsure suara dan unsure gambar. Jenis media ini mempunyai kemampuan yang lebih baik karena meliputi kedua jenis media yang pertama dan kedua.
Disamping itu para ahli media lainnnya juga membagi jenis-jenis media pengajaran itu kepada:
1.    Media asli dan tiruan;
2.    Media bentuk papan;
3.    Media bagan dan grafis;
4.    Media proyeksi;
5.    Media dengar (audio);
6.    Media cetak atau pinted materials.

Briggs lebih menekankan pada karakteristik menurut stimulus atau rangsangan yang dapat ditimbulkannya daripada media itu sendiri, yakni kesesuaian rangsangan tersebut dengan karakteristik sisiwa, tugas pembelajaran, bahan, dan transmisinya. Di samping itu Briggs mengidentifikasi macam-macam media yang dipergunakan dalam pross belajar mengajar, yaitu; objek, mmodel, suara langsung, rekaman audio, media cetak, pembelajaran terprogram, papan tulis, media transparansi, film bingkai, film, televise dan gambar.

Sedangkan Dagne mebuat 7 macam pengelompokan media yaitu;1) benda untuk didemostrasikan, 2) komunikasi lisan, 3) gambar cetak, 4) gambar diam, 5) gambar gerak, 6) film bersuara, 7) mesin belajar.

Ketujuh macam pengelompokan media tersebut kemudian dikaitkan dengan kempuannya memenuhi fungsi menurut tingkat hirarki belajar yang dikembangkannya, yaitu: pelontar stimulus belajar, penarik minat belajar, contoh prilaku belajar memberi kondisi-kondisi eksternal, menuntun cara berfikir, memasukkan alih ilmu, menilai prestasi, dan memberi umpan balik.

Schramm (1977), memandang media dari segi kerumitan dan besarnya biaya. Dia membedakan antara media rumit dan mahal (big ,media), media sederhana dan murah (little media). Schramm juga mengelompokkan menurut daya liputnya menjadi media missal, kelompok, media individu. Selain itu ia juga membagi media menurut control pemakaianya dalam pengertian portabilitasnya dan kesesuaiannya untuk di rumah, kesiapan pemakaiannya setiap saat diperlukan, cepat atau tidaknya dalam penyampaian dan dapat dikontrol, kesesuaiannya untuk belajar mandiri, dan kemampuannya untuk memberi umpan balik.

Kemp & Dayton (1985) mengelompokkan media ke dalam delapan jenis, yaitu (1) media cetakan, (2) media pajang, (3) overhead transparacies,(4) rekaman audiotape, (5) seri slide dan filmstrips, (6) penyajian multi-image, (7) rekaman video dan film hidup, dan (8) computer.
a.    Media Cetakan
Media cetakan meliputi bahan-bahan yang disiapkan di atas kertas pengajaran dan informasi. Di samping buku teks  atau buku ajar, termasuk pula lembaran penuntun berupa daftar cek tentang langkah-langkah yang harus diikuti ketika mengoprasikan sesuatu peralatan atau memeliahra peralatan. Bentuk lain dari media cetakan adalah brosur dan newsletter. Brosur ,merupakan pengumuman atau pemberitahuan mengenai sesuatu program atau pelayanan, sedangkan newsletter berisikana laporan kegiatan suatu organisasi.

Teks terprogram adalah salah satu jenis media cetakan yang banyak digunakan. Dalam buku teks terprogram, informasi disajian secara terkendali dalam arti bahwa siswa hanya memiliki akses untuk melihat (dan membaca) teks yang diinginkan langkah demi langkah.

Beberapa kelebihan media cetakan, termasuk teks terprogram, adalah:
a.    Siswa dapat belajar dan maju sesuai dengan kecepatan masing-masing.
b.    Di samping dapat mengulangi meteri dalam media cetakan, siswa akan mengikuti urutan pikiran secra logis.
c.    Pepaduan teks dan gambar dalam halaman cetak sudah merupakan hal lumrah, dan ini dapat menambah daya tarik, serta dapat memperlancar pemahaman informasi yang disajikan dalam dua format, verbal dan visual.
d.    Khusus pada teks terprogram, siswa akan terpartisipasi/berinteraksi dengan aktif karena harus member respons terhadap pertanyaan dan latihan yang disusun; siswa dapat segera mengetahui apakah jawabannya benar atau salah.
e.    Meskipun isi informasi media cetak harus diperbaharui dan direvisi sesuai dengan perkembangan dan temuan-temuan baru dalam bidang ilmu itu, materi tersebut dapat direproduksi dengan ekonomis dan didistribusikan dengan mudah.

Keterbatasan media cetakan:
a.    Sulit menampilkan gerak dalam halaman media cetakan.
b.    Biaya percetakan akan mahal apabila ingin menampilkan ilustrasi , gambar, atau foto yang berwarna warni.
c.    Proses pencetakan media seringkali memakan waktu beberapa hari sampai berbulan-bulan, tergatung kepada peralatan percetakan dan kerumitan informasi pada halaman cetakan.
d.    Perbagian unit-unit pelajaran dalam media cetakan harus dirancang sedemikian rupa sehingga tidak berlalu panjang dan dapat membosannkan.
e.    Umumnya media cetak membawa hasil yang baik jika tujuan pelajaran itu bersifat kognitif, misalnya belajar tentang fakta dan keterampilan.
f.    Jika tidak dirawat dengan baik, media cetakan cepat rusak dan hilang.

Proyektor transparansi (OHP)
Transparansi yang diproyeksikan adalah visual baik berupa huruf, lambing, grafik atau gabungannya pada lembaran bahan tembus pandng atau plastic yang dipersiapkan untukdiproyeksikan ke sebuah layar atau dinding melalui sebuah proyektor.

Kelebihan OHP
a.    Pantulan proyeksi gambar dapat terlihat jelas pada ruangan yang terang (tidak perlu pada ruang yang gelap) sehingga guru dan murid tetap dapat saling melihat.
b.    Dapat menjangkau kelompok yang besar.
c.    Guru selalu dapa bertatap mukan sengan siswa karena OHPdapat diletakkan di depan kelas, an dengan demikian ia selalu dapat mengendaliakan kelasnya.
d.    Transparansi dapat dengan mudah dibuat sendiri oleh guru, baik yang dibuat secara manual maupun yang melalui proses cetak, salin, dan kimia.
e.    Peralatannya mudah dioperasikan dan tidak memerluakan perawatan khusus.
f.    Memiliki kemampuan unutk menmpilkan warna.
g.    Dapat disimpan dan digunakan berulang kali.
h.    Dapat dijadikan pedoman dan penuntun bagi guru dalam penyajian materi.

Keterbatasan
a.    Fasilitas OHP harus tersedia.
b.    Listrik pada ruang/lokasi penyajian harus tersedia.
c.    Tanpa layar yang dapat dimiringkan (misalnya hanya menggunakan diding/tembok atau layar lurus), sulit untuk mengatasi distorsi tayangan yang berbentuk trapezium (keystoning).
d.    Harus memiliki teknik khusus untuk pengaturan urutan baik dalam hal penyajian maupun penyimpanan.

Rekaman Audio-Tape
Materi rekaman audiotape adalah cara ekonomis untuk menyiapakan isi pelajaran atau jenis informasi tertentu. Sudjana &  Rivai (1991:130) mengemukakan hubungan media audio dengan pengembangan ketermpilan keterampialan yang berkaitan dengan aspek-aspek ketermpilan mendengarkan. Keterampilan yang dapat dis=capai dengan penggunaan media audio meliputi:
1.    Pemusatan pertahatian dn mempertahankan perhatian.
2.    Mengikuti pengarahan.
3.    Melatih daya analisis.
4.    Menentukan arti dari konteks.
5.    Memilih-milih informasi atau gagasan yang relevan dan informasi yang tidak relevan.
6.    Merangkum, mengemukakan kembali, atau mengingat kembal informasi.

Keuntungan
1.    Radio tape (tape recorder) telah menjadi peralatan yang sangat lumrah dalam rumah tangga, sekolah, mobil, bahkan kantongan (walkman).
2.    Rekaman dapat digandakan untuk keperluan perorangan sehingga pesan dan isi pelajaran dapat berada di beberapa tempat pada waktu yang bersamaan.
3.    Merekam peristiwa atau isi pelajaran untuk digunakan kemudian, atau merekam pekerjaan siswa sendiri dapat melakukan dengan media audio.
4.    Rekaman memberikan kesempatan kepadaa siswa untuk mendengarkan dri sendiri sebagai alat diagnosis guna membantu meniggal keterampialan mengucapakan, membaca, mengaji atau berpidato.
5.    Pengoperasian radio tape/tape recorder relative mudah.

Keterbatasan
1.    Dalam suatu rekaman, sulit menetukan lokasi suatu pesan atau informasi.
2.    Kecepatan rekaman dan pengaturan trek yang bermacam-macam menimbulkan kesulitan untuk memaikan kembali rekaman yang direkam pada suaut mesin perekam yang berbeda dengannya.

Slide
Slide (film bingkai) adalah suatu film transparansi yang berukuran 35 mm dengan bingkai 2 x 2 inci. Bingkai tersebut dari karton atau plastic. Film bingkai diproyeksikan melalui slide projector.

Keuntungan
1.    Urutan gambar (film bingkai) dapat diubah-ubah sesuai dengan kebutuhan.
2.    Isi pelajaran yang sama yang terdapat dalam gambar-gambar film bingkai dapat disebarkan dan digunakan di berbagai tempat secara bersamaan.
3.    Gambar pada film bingkai tertentu dapat ditayangkan lebih lama dan dengan demikian dapat menarik perhatian dan membangun persepsi siswa yang sama terhadap konsep atau pesan yang ingin disampaikan.
4.    Film bingkai dapat ditanyakan pada ruang masihterang (tentu perlu abenar-benar gelap).
5.    Film bingkai dapat menyajikan gambar dan grafik untuk berbagai bidang ilmu kepada kelompok at tau perorangan dengan usia yang tiada terbatas.
6.    Film bingkai dapat digunakan sendiri atau digabung dengan suara/rekaman.
7.    Film bingkai dapat menyajikan peristiwa masa lalu atau peristiwa di tempat lain.

Keterbatasan
1.    Gambar dan grafik visual yang disajikan tidak bergerak sehingga daya tariknya tidak sekuat dengan televise atau film.
2.    Film bingkai terlepas-lepas, dan ini merupan suaut titik keunggulan sekaligus kelemahannya, karena memerluakan perhatian untutk penyimpanannya agar film-film bingkai itu tidak hilang atau tercecer.
3.    Meskipun biaya prodiksinya tidak terlalu mahal, film bingkai masih memerluakan biaya leih besar daripada pembuatan media foto, gambar, grafik yang tidak diproyeksikan.

Film dan video

Film atau gambar hidup merupakan gambar-gambar dalam frame di mana frame demi frame diproyeksikan melalui lensa proyektor secara mekanis sehingga pada layar terlihat gambar itu hidup.

Keuntungan Film Dan Video
1.    Film dan video dapat melengkapi pengalaman-pengalamandasar dari siswa ketika mereka membaca, berdiskusi , berpraktik, dan lain-lain.
2.    Film dan video dapat menggambarkan suatu proses secara tepat yang dapat disaksikan secara berulang-ulang jika dipandang perlu.
3.    Disamping mendorong dan meningkat motivasi, film dan video menanamlan sikap dan segi-segi afektif lainnya.
4.    Film dan video yang mengandung nilai-nilai positif dapat mengundang pemikiran dan pembahasan dalam kelompok siswa.
5.    Film dan video dapat menyajikan peristiwa yang berbahaya bila dilihat secara langsung seperti lahar gunung berapi atau perilaku binatang buas.
6.    Film dan video dapat ditunjukan kepada kelompok besar atau kelompok kecil, kelompok yang heterogen, maupun perorangan.
7.    Dengan kemampuan teknik pengambilan gambar frame dami frame, film yang dalam kecepatan normal menekan waktu satu minggu dapat ditampilkan dalam satu atau dua menit.

Keterbatasan
1.    Pengadaan film dan video umumnya memerlurkan biaya mahal dan waktu yang banyak.
2.    Pada saat film dipertu njukan, gambar-gambar bergerak terus sehingga tidak semua siswa maupun mengikuti informasi yang ingin disampaikan melalui film tersebut.
3.    Film dan video yang tersedia tidak selalu sesuai dengan kebutuhan dan tujuan belajar diinginkan; kecuali film dan video out dirancang dan diprodeuksi khusus untuk kebutuhan sendiri.

Televise
Televise adalah sist elektronik yang mengirimkan ga,mbar diam dan gambar hidup bersama suara melalui kabel atau ruang.

Televise pendidikan adalah penggunaan program video yang direncenakan untuk mencapai tujuanpengajaran tertentu tanpa melihatsiapa yang menyiarkannya. Televise pendidikan tidak sekedar mnghibur tetapi yang lebih penting adalah mendidik. Oleh karena itu,  ia memiliki cirri-ciri tersendiri, antara lain yaitu: (1) dituntun oleh instruktur- seorang guru atau instruktur menurut siswa melalui pengalaman-pengalaman visual, (2) sistematis-siaran berkaitan dengan mata pelajar dan silabus dengan tujuan dan pengalaman belajar yang berencana, (3) teratur dan berurutan-siaran disajikan dengan selang waktu yang beraturan-siaran disajikan dengan selang waktu yang beraturan secara berurutan di mana satu siaran dibangun atau mendasari siaran lainnya, dan (4) terpadu-siaran berkaitan dengan pengalaman belajar lainnya seperti latihan, membaca, diskusi, laboratorium, percobaan, menulis, dan pemecahan masalah.

Keuntungan
1.    Televise dapat memancarkan berbagai jenis bahan audio-visual termasuk gambar diam, film, objek, specimen, dan drama.
2.    Televise bias menyajikan model dan contoh-contoh yang baik bagi siswa.
3.    Televise dapat membawa dunia nyata ke rumah dan kelas-kelas, seperti orang, tempat-tempat, dan peristiwa-peristiwa, melalui penyiaran langsung atau rekaman.
4.    Televise dapat memberikan kepada siswa peluang untuk melihat dan mendengar diri sendiri.
5.    Televise dapat menyajikan program-program yang dapat dipahami oleh siswa dengan usia dan tingkatan pendidikan yang berbeda-beda.
6.    Televise dapat menyajikan visual dan suara yang amat sulit diperoleh pada dunia nyata;

Keterbatasan
1.    Televise hanya mampu menyajikan komunikasi satu arah.
2.    Televise pada saat disiarkan akan berjalan terus dan tidak ada kesempatan untuk memahami pesan-pesannya sesuai dengan kemmpuan individual siswa.
3.    Guru tidak memeiliki kesempatan untuk merevisi film sebelum disiarkan.
4.    Layar pesawat televise tidak mampu menjangka kelas besar sehingga sulit bagi semua siswa untuk melihatsecara rinci gambar yang disiarkan.
5.    Kekhawatiran muncul bahwa siswa tidak memiliki hubungan pribadi dengan guru, dan siswa bisa jadi bersikap pasif selama penayangan.

KESIMPULAN

RUDI BERTZ mengklarifikasikan ciri utama media pada tiga unsur pokok yaitu suara, visual, dan gerak. Bentuk visual dibedakan lagi pada tiga bentuk, yaitu gambar visual, garis (linergrafic) dan symbol.
Dilihat dari jenisnya, media terbagi menjadi:
a.    Media auditif
b.    Media visual
c.    Media audio visual

Di samping itu Briggs mengidentifikasi macam-macam media yang dipergunakan dalam pross belajar mengajar, yaitu; objek, mmodel, suara langsung, rekaman audio, media cetak, pembelajaran terprogram, papan tulis, media transparansi, film bingkai, film, televise dan gambar.

Schramm juga mengelompokkan menurut daya liputnya menjadi media missal, kelompok, media individu.

Kemp & Dayton mengelompokkan media ke dalam delapan jenis, yaitu (1) media cetakan, (2) media pajang, (3) overhead transparacies,(4) rekaman audiotape, (5) seri slide dan filmstrips, (6) penyajian multi-image, (7) rekaman video dan film hidup, dan (8) computer.

DAFTAR PUSTAKA

Triyaningsih, media pengajaran, stit agus salim, metro lampung
Usman, M. Basyiruddin-asnawir, 2002, media pengajaran, Jakarta, ciputat pers
Arsyad, azhar, media pembelajaran, Jakarta, rajawali pers, 2011
Pendapat Anda?

25 comments:

  1. miftahul Aziz (1168181) ASunday, April 28, 2013 9:01:00 AM

    assalamu'alaikum wr.wb

    Televise adalah sist elektronik yang mengirimkan gambar diam dan gambar hidup bersama suara melalui kabel atau ruang.tolong jelaskan menurut pemateri satu persatu dari dampak negatif positif yang di hasilkan dari media ini...?

    wassalamu'alaikum wr.wb

    ReplyDelete
    Replies
    1. ERMA SAFITRI/1167681/A
      Saya akan menjawab pertanyaan dari saudara ajis
      Menurut saya,
      -Dampak positif’nya yakni dengan adanya televisi wawasan dan ilmu pengetahuan seorang dapat berkembang dengan pesat sejalan dengan perkembangan teknologi yang ada. Banyak hal positif yang dapat diambil dari adanya media televisi seperti:
      1.Mendapatkan informasi mengenai berita terkini guna menambah wawasan/ pengetahuan,
      2.Entertainment/ hiburan yang berfungsi untuk mengurangi rasa penat atau rasa bosan.

      -Kemudian dampak negatifnya yakni adanya rasa malas.
      Malas adalah hal yang paling sering terjadi jika seorang sudah terpengaruh oleh asyiknya menonton televisi sehingga dia melupakan tugas utamanya terutama pada seorang siswa yakni belajar, dan ini menurut saya merupakan hal yang sangat merugikan bagi siswa tersebut.
      terimakasih,

      Delete
    2. komsatun 1167991/A
      sedikit mau menjawab pertanyaan nya dampak positif dan negatif dari televisi
      @dampak positifnya: peserta didik akan dengan mudah menangkap maksud dan tujuan dari apa yang akan disampaikan oleh penyampai pesan karena lebih lengkap, bisa dilihat dan didengar jadi pembelajarannya akan lebih bermakna,,,
      @dampak negatifnya: peserta didik yang telah terbiasa menggunakan audiovisual dalam menangkap informasi, akan sedikit kesulitan dan jika hanya menggunakan salah satunya saja, misalnya audio saja atau visual saja...

      Delete
    3. ass..
      tadi pertanyaannya dampak positif dan dampak negatif dari media televisi. Dampak positifnya televisi tidak hanya dalam hal menyajikan berita saja tetapi televisi banyak menyajikan acara-acara yang berhubungan dengan pendidikan, tentu hal ini sangat bagus dan sangat berguna bagi pengetahuan dan wawasan seorang pelajar. Dampak negatifnya televisi dapat membuat kita lupa waktu, bahkan malas mengerjakan hal-hal lain selain nonton tivi. contohnya bagi seorang pelajar dia tentu lupa dengan kewajibannya, belajar.

      Delete
    4. MOHAMAD WAHID IKHSANUDIN (1168221) PEMAKALAH

      dampak positif TV :
      1.Kecepatan dan keakuratan dalam menyajikan berita, melebihi media massa lainnya seperti surat kabar dan radio.
      2.Mampu menyuguhkan beragam tayangan hiburan, yang dapat menghilangkan stress karena banyaknya masalah kehidupan.
      3. dapat menambah wawasan. karena byk info pendidikan
      4. Media pendidikan
      5. Hiburan murah
      6. Sumber inspirasi

      dampak negatif TV :
      1. dapat merusak mental sekaligus pola pikir anak-anak
      2. mengajarkan budaya komersil atau konsumerisme dalam diri anak-anak.
      3. memberi dampak yang negatif untuk kesehatan badan.
      4. Lupa waktu karna terlalu asyik menonton tv
      5. Acara tk endidik, acara yang tak sepantasnya ditonton oleh anak anak
      6.Rusak mata karna terlalu lama menonton tv

      Delete
    5. Septin Yuandar (1168911/A) PEMAKALAH

      terimakasih atas jawaban dari teman2 semua, disini saya sebagai pemakalah akan menambah sedikit.
      Dampak positifnya yaitu dengan adanya media televisi kita dapat menambah pengetahuan lebih luas seperti adanya sebuah program di televisi yaitu seperti berita, selain dari media cetak (buku), kita juga bisa menambah wawasan dari televisi dengan menonton berita atau acara tentang pendidikan. Selain untuk menambah pengetahuan dalam pendidikan, televisi juga dapat sebagai hiburan ketika fikiran sedang capek, contohnya seperti melihat hiburan komedian seperti OVJ, atau melihat film anak2 kartoon seperti spongebob dan lain sebagainya.

      Dampak negatifnya yaitu malas, ketika keasikan menonton tv seringkali siswa lupa atau malas dengan tugas belajarnya. untuk itu tugas orangtua harus bisa membatasi atau memberikan waktu yang baik untuk anaknya, waktu ketika belajar dan waktu ketika menonton tv.

      terimakasih.

      Delete
  2. Assalamu'alakikumwr.wb
    saya mau bertanya tentang makalah anda yaitu
    dalam materi anda dijelaskn tentang pembagian dan macam-macam media pengajaran dan disitu ada 8 klarifikasi tolong jelas kan 8 klarifikasi tersebut.trimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Afni Arifah, 1166971/AMonday, April 29, 2013 2:09:00 AM

      ass.. mencoba sedikit menjawab pertanyaan dari saudara muftihah.
      - media audio visual gerak yaitu media perantara/ penggunaan materi dan penyerapannya melalui pandangan sehingga membangun kondisi yang dapat membuat siswa mampu memperoleh pengetahuan keperampilan dan sikap. contohnya televisi, video tape, piringan.
      - media audio semi gerak yaitu media yang memiliki kemampuan menampilkan suara disertai gerakan titik linier, jadi tidak dapat menampilkan gerakan secara utuh. contohnya rekaman suara.
      - media visual gerak yaitu media yang dapat menampilkan/ membiaskan gambar/ bayangan yang dapat bergerak. contohnya rekaman suara.
      - media visual diam yaitu madia visual yang diproyeksikan pesan, dimana hasilnya memiliki sedikit unsur gerakan. contohnya gambar grafis, peta globe.
      - media audio yaitu alat media yang isi pesannya hanya diterima melalui indera pendengaran saja. contohnya radio rekaman suara.
      - media cetak yaitu segala barang yang dicetak yang ditunjukkan untuk umum atau untuk suatu publik tertentu. contohnya surat kabar, majalah.

      Delete
  3. Assalamu'alaikum wr.wb
    saya mau bertanya tentang makalah anda
    dalam makalah anda ada pembagian dan macam-macam media pengajaran yang saya tanyakan disiu terdapat 8 klarifikasi media tolong jelaskan 8 klarifikasi tersebut. trimakasih

    ReplyDelete
  4. komsatun 1167991/A
    assalamu'alaikum
    saya mau bertanya:
    bagaimana cara pemilihan media yang dalam makalah anda dibagi ke dalam 8 bagian agar sesuai dengan karakter siswa disatu kelas, yang kita tahu karakter siswa itu berbeda satu dengan lainnya..
    trimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. miftahudin (1168171)
      walikumsalm, menanggapi sedikit..dalm penggunaan media pengajaran ini hanyalah sebagai faktor pndukung agar memudahkan dan memberikan pengetahuan baru bagi pendidik dan siswa dalam belajar. jadi menurut saya kita tdk harus memilih slah satu dari media tersebut..namun kita memakai beberapa yang menurut kita efektif dan memakainya secara bergantian jika memungkinkan..jika kita hnya memilih slah satu media yang cocok dengan sebagian siswa maka akan menyulitkan dalm proses belajar..terimakash

      Delete
    2. Miftahus sa’adah (1168191, A) pemakalah
      Wlaikumslm....
      Kalo menurut saya, ada 8 jenis media yg disebutkan dalam makalah, Dan yang jadi pokok permasalahan tadi kan bagaimana memilih media yg tepat dan menanggapi tentang perbedaan karakteristik peserta didik yang berbeda-beda..?
      Untuk masalah itu kita sesuaikan saja dengan kurikulum atau materi yang akan disampaikan, peserta didik secara otomatis akan menyesuaikan diri dengan media yang diberikan walaupun pada awalnya sedikit kesulitan, misalnya seperti pada mata kuliah ini, walaupun banyak mahasiswa yang kurang berminat dengan media blogspot dan pada awalnya juga kesulitan, tapi setelah digunakan mahasiswa mulai terbiasa dengan media ini, dan diterima dengan baik kan... heee 

      Delete
  5. totok budi laksono (1169221, A)
    aslm...
    di makalah menjelaskan tentang pembagian dan macam-macam media, berdasarkan jenis, media dibagi menjadi 3 macam, yaitu auditif, visual dan audio visual, yang saya ingin tanyakan, media seperti blogspot ini termasuk dalam kategori media yg seperti apa,..?

    ReplyDelete
    Replies
    1. miftahudin (1168171)
      walaikum salam, saya akan mncoba mnjawab..kalau mnurut saya ini merupakan media visual, kita ketahui bahwasanya dlm blog ini kita hnya bisa melihat dan membaacanya..karena dalm konteksnya yang kita lihat hanyalah tulisan-tulisan, yang seperti gambar bukanlah sebuah video atau suara..terima kasih.

      Delete
    2. Septin Yuandar (1168911A) PEMAKALAH

      terimakasih atas pertanyaan dari saudara totok, saya akan mencoba menjawab, kita ketahui dulu bahwa media auditif itu hanya mengandalkan suara saja, seprti radio, kaset yang tidak ada gmbarnya. kalau media visual itu hanya menggunakan penglihatan yang menampilkan gambar, foto dan juga cetakan. sedangkan audio visual itu menggunakan pendengaran atau suara dan juga penglihatan atau mata. kemudian yag di pertanyakan saudara totok blogspot itu termasuk dalam media apa, blog itu tidak hanya berbagi tentang articel tulisan atau bacaan, tetapi blog itu juga dapat berbagi gambar gerak seperti film/video dan juga dapat berbagi suara seperti mp3.
      Jadi menurut saya blogspot itu termasuk dalam media audio visual,,, tetapi dalam blogspot saat ini kita hanya menggunakan media visual saja.

      terimakasih,,,

      Delete
  6. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  7. Siti Aminah (1168971/A)

    tolong sebutkan keunggulan dari masing-masing media auditif dan media visual serta manfaat-manfaatnya. trimakasih...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Totok budi laksono (1169221, A)
      mencoba menjawab,
      Keunggulan media auditif yaitu Dalam hal penyampaian informasi atau berita lebih cepat bahkan bisa saat itu juga. Media ini dapat dinikmati sambil melakukan aktifitas yang lainnya. Jadi pendengar tidak harus memantau di depan radio, tetapi bisa menemani aktifitas ini di mana pun. Biaya produksi ataupun biaya yang diperlukan untuk mendengarkan relatif murah.Bahkan bisa di dengar tanpa menggunakan listrik tetapi menggunakan baterai(radio), jadi misalnya mati lampu tidak masalah, hee.
      Keunggulan media visual, yaitu Lebih menarik karena ada gambar, sehingga memberikan pengalaman nyata untuk siswa. Lebih mudah mengingat dengan visual dari pada auditif.

      Kalau manfaatnya sama-sama membantu mempermudah dalam proses belajar mengajar. Itu pendapat dari saya.. hee, .. 

      Delete
  8. Mutiah (1168351/A)

    aslamualaikum,mklah ada membahas tentang Pembagian dan macam2 media pendidikan yng ingin saya tanyakan dari media2 pendidikan yang telah berkembang pada saat ini, media manakah yang sering di gunakan dalam proses belajar mengajar? beserta alasannya! terimakasih...

    ReplyDelete
    Replies
    1. totok budi laksono (1169221, A)
      walaikumslam...
      menurut saya jika berdasarkan jenisnya media visual yg paling sering dipakai, karena media ini lebih simple dari pada media audio, maupun audio visual, jika audio peserta didik kesulitan memahami apa yg disampaikan, jika audio visual, memang lebih bagus sebenarnya, tapi audio visual membutuhkan alat bantu lain, yaitu sound, dan itu menjadi salah satu kendala karena dilembaga tidak difasilitasi biasanya,dan biasanya dinilai ribet jika harus membawa sound kekelas. sedikit contoh, misalnya dalam presentasi diskusi kelas kita, pasti hampir semua menggunakan visual. dan juga ada media cetakan yg biasanya sering dipakai,seperti buku misalnya, kita masih butuh itu..
      terima kasih... hehee :)

      Delete
  9. 1167801/D:
    berdasarkan penrnyataan RUDI BERTZ (1977) mengenai pengklarifikasian ciri utama media menjadi 8 klarifikasi media dianntaranya yang 6 klarifikasi yaitu Media audio visual gerak, Media audio visual diam, Media audio semi gerak, Media visual gerak, Media visual diam, dan Media visual semi gerak contohnya seperti apa saja?

    ReplyDelete
  10. Dahlia/ 1167401/A
    Saya mau bertanya, Dari 8 klarifikasi media tolong jelaskan dan berikan contohnya?

    ReplyDelete
  11. assalamu'alaikum,......terima kasih atas materinya, pertxaan sya, tolong jelaskan bgmna pengruh Media sekligus dmpakx di masa kini,.....?

    ReplyDelete
  12. assalamualaykum,trimakasih atas pemaparan makalahnya.yang ingin saya tanyakan apakah dalam media ini media apakah yang efektif digunakan bagi program khusus seperti pendidikan luar biasa?

    ReplyDelete