Wednesday, June 08, 2011

Pengembangan Media Audio Visual (A)


PENGEMBANGAN MEDIA AUDIO VISUAL

Oleh: Kelompok IX (Kelas B)
Meli Fitriana, Rian Bagus Satrio, Slamet Wahyudi


BAB I
PENDAHULUAN

Pendidikan memegang peranan yang amat penting untuk menjamin kelangsungan hidup suatu masyarakat atau bangsa. Hal ini disebabkan pendidikan merupakan wahana untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas sumber daya manusia. Di era globalisasi saat ini pendidikan sangat berkaitan erat dengan teknologi. Karena teknologi dapat membantu pendidikan lebih efektif dan efisien.

Dalam pengajaran atau proses belajar mengajar guru memegang peran sebagai sutradara ataupun aktor. Guru sebagai tenaga profesional harus memiliki sejumlah kemampuan mengaplikasikan berbagai teori belajar dalam bidang pengajaran misalnya kemampuan membuat suasana belajar yang menunjang tercapainya tujuan pendidikan. Dalam penerapan pembelajaran di sekolah, guru dapat menciptakan suasana belajar yang menarik perhatian dengan memanfaatkan media pembelajaran yang kreatif, inovatif dan variatif, sehingga pembelajaran dapat berlangsung dengan mengoptimalkan proses dan berorientasi pada prestasi belajar.

Makalah yang berjudul “Pengembangan Media Audio Visual Aid (AVA)” ini membahas suatu pengembangan dari salah satu media pembelajaran yaitu media yang membantu dalam proses pengajaran yang dapat didengar dan dapat dilihat.

Semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan bagi kita dan tentunya makalah ini jauh dari kesempurnaan, dengan demikian kami mengharapkan kritik dan saran dari para pembaca sekalian.


BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Pengembangan Media Audio Visual Aid

Kata media berasal dari bahasa latin medius yang secara harfiah berarti “tengah”, perantara atau pengantar. Berlach dan Ely (1971) mengatakan bahwa media apabila dipahami secara garis besar adalah manusia, materi atau kejadian yang membangun kondisi yang membuat siswa mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan atau sikap. Media pembelajaran yaitu sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan (bahan pembelajaran), sehingga dapat merangsang perhatian, minat, pikiran, dan perasaan siswa dalam kegiatan belajar untuk mencapai tujuan belajar.

Audio berarti radio (suara) dan visual berarti grafik, gambar, dapat dilihat, serta aid yaitu pertolongan. Jadi audio visual berarti kombinasi antara gambar dan suara. Sehingga dapat kami simpulkan bahwa media audio visual yaitu benda yang dapat dimanipulasikan, dilihat, didengar, dibaca, atau dibicarakan beserta instrumen yang dipergunakan dengan baik dalam kegiatan belajar mengajar, dapat mempengaruhi efektifitas, program instruksional. Atau AVA yaitu alat bantu yang mengkombinasikan antara gambar dan suara.

Sedangkan pengertian dari pengembangan media pembelajaran adalah suatu usaha penyusunan program media pembelajaran yang lebih tertuju pada perencanaan media. Pada waktu Perang Dunia II alat-alat audio visual sanggup meningkatkan efisiensi pengajaran antara 25%-50% karena 75% dari pengetahuan manusia sampai ke otaknya melalui mata dan yang selebihnya melalui pendengaran dan indera-andera yang lain.

B. Ciri-ciri AVA

Menurut Rudi Bretz (1977), ciri-ciri AVA yaitu:
a. Suara
b. Visual
c. Gerak : gambar visual, garis, simbol

Alat-alat audio-visual baru ada faedahnya kalau yang menggunakannya telah mempunyai keterampilan yang lebih dari memadai dalam penggunaannya. Hal itu menimbulkan kepercayaan pada diri yang menyampaikan. Keempat pokok penting dalam cara menggunakan alat-alat audio visual sebagai berikut:

1. Persiapan
a. Pelajari tujuan
b. Persiapkan pelajaran
c. Pilih dan usahakan alat yang cocok
d. Berlatih menggunakan alat
e. Periksa tempat

2. Penyajian

a. Menyusun kata pendahuluan
b. Menarik perhatian
c. Menyatakan tujuan
d. Menggunakan alat
e. Mengusahakan penampilan yang bermutu

3. Penerapan

a. Praktek
b. Pertanyaan-pertanyaan
c. Ujian
d. Diskusi

4. Kelanjutan

Kelanjutan yang dimaksud adalah pengulangan. Pendekatan secara menyeluruh dan berulang-ulang besar sekali pengaruhnya. Oleh karena itu, dimana ada kesempatan, pelajaran atau pesan yang telah diberikan harus diulang-ulang.

C. Pembagian media audio visual

Media audio visual dapat dibedakan kedalam beberapa bagian:


D. Pengembangan Media Audio Visual

Pada pembahasan di atas telah disinggung mengenai apa itu media audio visual, ciri-ciri, pembagian media tersebut dan manfaatnya. Seiring dengan teknologi yang semakin berkembang, untuk menyampaikan suatu bahan pembelajaran sudah jarang sekali menggunakan media-media seperti yang telah disebutkan di atas. Saat ini para penyampai pembelajaran tidak hanya menggunakan media yang bersifat formal tetapi terkadang menggunakan suatu contoh nyata yang dikemas dalam sebuah rekaman film. Seorang guru atau penyampai pendidikan harus mampu menampilkan sesuatu yang menarik agar apa yang akan disampaikan dapat difahami oleh audience. Dan hal itu membutuhkan suatu keahlian.
Film merupakan hasil karya seni yang berasal dari perpaduan banyak unsur, seperti suara, gambar, dan gerak, dll. Kamera merupakan salah satu aspek penting dalam suatu pembuatan film, fungsi kamera yaitu mengambil/merekam adegan-adegan yang diarahkan oleh sang sutradara kemudian divisualisasikan oleh pemain-pemain yang melakukan adegan-adegan. Supaya dapat mengambil gambar yang menarik dan dapat dipahami, kita harus mengetahui jenis-jenis kamera, mengenal cara-cara atau teknik memegang kamera, teknik pengambilan gambar, unsur-unsur dalam pengambilan gambar, dll.
Terdapat beberapa jenis kamera seperti kamera foto, kamera film dan kamera video. Untuk membuat bahan pembelajaran biasanya menggunakan kamera video. Kamera video memiliki persamaan dengan kamera film karena menghasilkan gambar bergerak (still motion), namun yang membedakan yaitu bahan bakunya yang berupa kaset video yang setelah pengambilan gambar hasilnya dapat langsung dilihat karena terjadinya gambar secara optis dan elektronis. Contoh : kamera Betacam, MiniDV, HDCam.
Teknik-teknik yang terdapat pada pengambilan gambar sangat bervariasi, sehingga saat kita menonton suatu film tampak macam-macam sudut pandang pengambilan gambar yang merupakan hal penting dalam film. Penonton akan merasa jenuh apabila gambar yang disajikan terlihat monoton. Adapun teknik-teknik yang ada dalam pengambilan gambar yaitu :
1. Sudut pengambilan gambar (Camera Angle)
2. Ukuran gambar (frame size)
3. Gerakan kamera (moving camera)
4. Gerakan objek (moving object)

Setelah mengetahui teknik-teknik dalam pengambilan gambar, ada beberapa elemen penting yang harus ada di dalam gambar. Adapun elemen-elemen tersebut yaitu :
a. Motivasi
b. Informasi
c. Komposisi
d. Suara
e. Sudut Kamera
f. Kontinuitas

Selain teknik-teknik maupun tata cara pengambilan gambar yang harus dimiliki oleh seorang kameramen yaitu sense of art atau rasa seni, karena gambar yang diambil oleh kameramen merupakan karya seni. Setiap orang memungkinkan untuk menguasai teknik-teknik pengambilan gambar namun apabila tidak memiliki rasa seni atau keindahan maka hasil yang didapatpun kurang maksimal.
Selain memanfaatkan film sebagai media belajar, pendidik juga dapat memanfaatkan internet untuk mengakses beberapa informasi yang tidak ditemukan pada buku pelajaran yang dijadikan referensi. Dengan internet kita bisa mengetahui keadaan dunia luar yang tidak terjangkau oleh kaki kita. Akses informasi bisa memicu peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya mereka yang bermukim di pelosok-pelosok daerah.
Teknologi informasi diakses dan dijamah hingga di sudut-sudut yang sulit diterka keberadaannya. Internet merambah ke ruang privat, tanpa membutuhkan izin dan sensor sang pemilik. Bahasa-bahasa cyber yang mencirikan sebuah hubungan pertemanan dan komunitas tertentu dilakoni dengan baik oleh anak-anak yang bahkan tak pernah mengenal komunitas tersebut.
Maksimalisasi peran teknologi dan informasi dengan menempatkannya sebagai sarana peningkatan kualitas hidup masyarakat adalah salah satu solusi dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan bangsa.
Masyarakat dunia, termasuk Indonesia menyadari pentingnya pertumbuhan bangsa yang sadar dan cepat menangkap informasi sehingga akan berdampak pada pertumbuhan pengetahuan-pengetahuan yang menjadi dasar bagi terbentuknya masyarakat berpengetahuan. Pada akhirnya tidak ada lagi negara berkembang dan negara terbelakang dari segi pengetahuan dan kemandirian.
Masyarakat informasi dan berpengetahuan telah menjadi tujuan bersama yang telah ditetapkan di dalam KTT tersebut. Pengetahuan menjadi modal bagi pembangunan ekonomi, menggantikan sumber daya alam yang dapat terdepresiasi dan mengakibatkan kerusakan lingkungan yang berujung pada kerugian umat manusia.

E. Kegunaan media audio visual

1) Memberikan dasar-dasar konkrit untuk berfikir. Alat-alat tersebut mempermudah orang menyampaikan pengertian atau informasi dengan cara yang lebih konkrit atau lebih nyata daripada yang disampaikan oleh kata-kata yang diucapkan, dicetak atau ditulis.
2) Media audio visual memberi dorongan dan motivasi serta membangkitkan keinginan untuk mengetahui dan menyelidiki, yang akhirnya menjurus kepada pengertian yang lebih baik.
3) Membuat pelajaran lebih menarik.
4) Memungkinkan hasil belajar lebih tahan lama tinggal dalam ingatan.
5) Memberikan pengalaman-pengalaman yang nyata
6) Mengembangkan keteraturan dan kontinuitas berfikir
7) Dapat memberikan pengalaman-pengalaman yang tidak diperoleh lewat cara lain dan membuat kegiatan belajar lebih mendalam efisien dan beraneka ragam.
8) Media audio visual dapat mengatasai batasan ruang
9) Media audio visual dapat mengatasi batasan waktu
10) Media audio visual dapat menyederhanakan obejek yang terlalu komplek
11) Media audio visual dapat memperbesar dan memperkecil ukuran objek
12) Media audio visual dapat dilakukan berulang kali.


BAB III
KESIMPULAN

Dari pembahasan di atas dapat kami simpulkan bahwa media audio visual aid adalah suatu media yang membantu pembelajaran yang mengkombinasikan gambar dan suara.
Pengembangan media audio visual aid yaitu suatu usaha penyusunan program media pembelajaran yang lebih tertuju pada perencanaan media berupa media audio visual (dengar-pandang).
Alat-alat audio-visual baru ada faedahnya kalau yang menggunakannya telah mempunyai keterampilan yang lebih dari memadai dalam penggunaannya. Hal itu menimbulkan kepercayaan pada diri yang menyampaikan.
Dalam menyampaikan pelajaran tidak hanya dengan buku tetapi dengan media yang mendukung agar pesan-pesan pelajaran yang dissampaikan dapat dipahami secara benar, misalnya dengan film dan internet. Film merupakan hasil karya seni yang berasal dari perpaduan banyak unsur, seperti suara, gambar, dan gerak, dll.


DAFTAR PUSTAKA

Hamalik, Oemar, Media Pendidikan, PT Citra Aditya Bakti, Bandung, 1994
Hamid, Abdul-Mustofa, Bisri, Pembelajaran Bahasa Arab (Pendekatan, Metode, Strategi, Materi, dan Media), UIN-Malang Press, Malang, 2008
Hamzah Sulaiman, Amir, Media Audio-Visual, PT Gramedia, Jakarta, 1988
http://www.smkn2pandeglang.net/index.php?option=com_content&view=article&id=66:ranah-pengembangan-teknologi-pembelajaran makalah&catid=34:pendidikan&Itemid=59
http://etno-video-maker.blogspot.com/2009/10/videografiteknik-kamera-video-dan.html
http://zulkarnainidham.blogdetik.com/2009/03/01/makalah-perpustakaan/

26 comments:

uswatun al-muhaka on Friday, June 10, 2011 9:26:00 PM said...

Assalamualaikm........ saya ingin bertanya, tolong jelaskan yang lebih singkat pengertian dari pengembangan media audio visual. sukron........

Uun Triwahyudi (A) on Sunday, June 12, 2011 5:54:00 AM said...

Assalamu'alaikum

pemakalah yang saya hormati, terimakasih atas penjelasan mengenai pengembangan media audio visual-nya, akan tetapi saya kurang memahami dengan apa maksud dari PENGEMBANGAN Media Audio Visual itu sendiri. bisa antum jelaskan lagi?
Terimakasih

MELI FITRIANA KELAS A on Monday, June 13, 2011 12:51:00 AM said...

Wa'alaikum slam Wr.Wb.
Terima kasih untuk ukhti Uswah dan Akhi Uun untuk pertanyaannya.
karena pertanyaannya sama jadi jawabanny saya gabung saja. Dalam makalah telah dijelaskan bahwa pengembangan media adalah suatu usaha penyusunan program media pembelajaran yang lebih tertuju pada perencanaan media berupa media audio visual. Jadi, pengembangan media AVA disini maksudnya para pendidik menggunakan suatu media dalam menyampaikan materi pelajaran kepada siswanya agar pesan yang akan disampaikan dapat diterima dengan mudah. Namun disini siswa tidak hanya diberikan materi melalui media tersebut tapi siswa juga diharapkan dapat mengetahui bahkan memahami bagaimana cara mengoperasikan media yang digunakan oleh pendidiknya.
dan media yang kami bahas disini adalah kamera dan media internet berdasarkan indikator yang terdapat pada silabus dari Pak Umar.
Jika memang belum pas dengan jawabannya, bisa meminta bantuan kepada Pak Umar atau kawan-kawan ketika di kelas nanti.
Demikian jawaban dari saya. terimakasih.

Doni Astiawan (KELAS A) on Monday, June 13, 2011 8:48:00 PM said...

Assalamua'laikum... Wr.Wb
Yang ingin saya tanyakan, tolong jelaskan kembali bagaimana langkah-langkah pengembangan media audio visual, terutama dalam proses pembelajaran? Terimakasih......
Wassalamua'laikum... Wr.Wb

Rohmah Wati on Monday, June 13, 2011 11:48:00 PM said...

Aslmkm..akhi ukhty,,afwan tolong jelaskan elemen-elemen penting yang harus ada dalam gambar?? syukron.

ahmad saifudin( kelas A ) on Tuesday, June 14, 2011 5:20:00 AM said...

assalamualaikum wr.wb
sahabat pemateri ,,tolong jelaskan tentang kegunaan media audio visual poin ke 10 dan 11,terimakasih. . . .

Amir Ma'ruf on Tuesday, June 14, 2011 6:39:00 AM said...

Asslamu'alaikum, Disi saya ingin menanggapi sedikit dari pertanyaan Akhi Uun, Menurut saya pengertian pengembangan media audio visual adalah usaha penyusunan program mulai dari perencanaan, pembuatan, sampai penerapan suatu media untuk membantu pembelajaran yang mengkombinasikan gambar dan suara.

Amir Ma'ruf on Tuesday, June 14, 2011 7:02:00 AM said...

Assalamu'alaikum, Saya ingin enanggapi pertanyaan dari Ukhti Rahma, elemen-elemen penting yang harus ada dalam gambar dalam gambar, elemen-elemen ini mencakup garis, shape, form, warna, terang dan gelap.


Dan untuk menghadirkan irama dalam gambar yang mengesankan adanya suatu gerakan.

1. Garis
Fotografer yang baik kerap menggunakan garis pada karya-karya mereka untuk membawa perhatian pengamat pada subjek utama. Garis juga dapat menimbulkan kesan kedalaman dan memperlihatkan gerak pada gambar. Ketika garis-garis itu sendiri digunakan sebagai subjek, yang terjadi adalah gambar-gambar menjadi menarik perhatian. Tidak penting apakah garis itu lurus, melingkar atau melengkung, membawa mata keluar dari gambar. Yang penting garis-garis itu menjadi dinamis.

2. Shape
Salah satu formula paling sederhana yang dapat membuat sebuah foto menarik perhatian adalah dengan memberi prioritas pada sebuah elemen visual. Shape adalah salah satunya. Kita umumnya menganggap shape sebagai outline yang tercipta karena sebuah shape terbentuk, pada intinya, subjek foto, gambar dianggap memiliki kekuatan visual dan kualitas abstrak. Untuk membuat shape menonjol, anda harus mampu memisahkan shape tersebut dari lingkungan sekitarnya atau dari latar belakang yang terlalu ramai. Untuk membuat kontras kuat antara shape dan sekitarnya yang membentuk shape tersebut. Kontras ini dapat terjadi sebagai akibat dari perbedaan gelap terang atau perbedaan warna.

3. shape
Sebuah shape tentu saja tidak berdiri sendiri. Ketika masuk kedalam sebuah pemandangan yang berisi dua atau lebih shape yang sama, kita juga dapat meng-crop salah satu shape untuk memperkuat kualitas gambar. Kita bisa ambil contoh foto yang mengandung unsur shape adalah foto shilouet, foto tersebut membandingkan objek yang dalam keadaan terang dan gelap dimana objek yang gelap atau tidak terkena cahaya atau objek di depan cahaya itu akan membentuk shape .

4. Form
Ketika shape sendiri dapat mengindentifikasikan objek, masih diperlukan form untuk memberi kesan padat dan tiga dimensi. Hal ini merupakan faktor penting untuk menciptakan kesan kedalaman dan realitas. Kualitas ini tercipta dari bentukan cahaya dan tone yang kemudian membentuk garis-garis dari sebuah objek. Faktor penting yang menentukan bagaimana form terbentuk adalah arah dan kualitas cahaya yang mengenai objek tersebut.

5. Tekstur
Sebuah foto dengan gambar teksur yang menonjol dapat merupakan sebuah bentuk kreatif dari shape atau pattern. Jika memadai, tekstur akan memberikan realisme pada foto, membawa kedalaman dan kesan tiga dimensi ke subyek anda.
Tekstur dapat terlihat jelas pada dua sisi yang berbeda. Ada tekstur yang dapat ditemukan bila kita mendekatkan diri pada subyek untuk memperbesar apa yang kita lihat, misalnya bila kita ingin memotret tekstur permukaan sehelai daun. Ada pula saat dimana kita harus mundur karena subyek yang kita tuju adalah pemandangan yang sangat luas. Tekstur juga muncul ketika cahaya menerpa sebuah permukaan dengan sudut rendah, membentuk bayangan yang sama dalam area tertentu.

6. Patterns
Pattern yang berupa pengulangan shape, garis dan warna adalah elemen visual lainnya yang dapat menjadi unsur penarik perhatian utama. Keberadaan pengulangan itu menimbulkan kesan ritmik dan harmoni dalam gambar. Tapi, terlalu banyak keseragaman akan mengakibatkan gambar menjadi membosankan. Rahasia penggunaan pattern adalah menemukan variasi yang mampu menangkap perhatian pemerhati.
akses 14 Juni 2001 http://neozonk.wordpress.com/2009/05/07/element-of-art-dalam-fotografi/
mungkin untuk lebih jelasnya antum bisa buka disitus-situs yang lainnya, terimakasih

Amir Ma'ruf on Tuesday, June 14, 2011 7:55:00 AM said...

Assalamu'alaikum
terimaksih sebelumnya kepada pemakalah atas makalahnya, Disini saya ingin menanggapi pertanyaan dari Akhi saifudin maksud Media audio visual dapat menyederhanakan obejek yang terlalu komplek.

Menurut saya saya bahwa media audio visual dapat menyederhanakan objek yang terlalu komplek karena media tersebut dapat menangkap suatu objek atau peristiwa penting tertentu.peristiwa-peristiwa penting atau objek yang langka, dapat di abadikan dengan foto, film atau direkam melalui mp3 kemudian peristiwa itu dapat disampaikan dan dapat digunakan manakala diperlukan.Dan media tersebut dapat digunakan guru dalam menyampaikan pelajaran.

Sebagai contohnya penggunaan media audio visual dalam pembelajaran, yaitu :
1. guru / dosen dapat menjelaskan proses terjadinya gerhana matahari yang langka melalui hasil rekaman video. Atau bagaimana proses perkembangan ulat menjadi kupu-kupu proses perkembangan bayi dalam rahim dari mulai sel telur dibuahi sampai menjadi embrio dan berkembang menjadi bayi.

2. Dalam pelajaran ips guru / dosen dapat menjelaskan bagaimana terjadinya peristiwa proklamasi melalui tayangan film dan sebagainya.

peristiwa tersebut benar-benar komplek) dan susah apabila tidak dicontohkan tanpa media audio visual.syukron

rian bagus satrio (pemakalah) on Tuesday, June 14, 2011 7:54:00 PM said...

Terimakasih atas semua pertanyaan dan tambahan,
saya ingin menjawab sekaligus menambahi jawaban dari saudara amir, sebelumnya terima kasih kepada saudara amir atas jawabannya untuk pertanyaan dari ukhti rahma. Untuk elemen yang selanjutnya yaitu :
Teknikal

- Exposure yang betul merupakan antara asas dalam bidang fotografi secara umum. Kegagalan untuk memahami cara- cara membuat exposure yang betul akan menyebabkan proses post- editing akan menjadi lebih sukar dan memakan masa. Ini termasuk juga masalah memahami fungsi flash dan cara- cara penggunaan yang betul.

- Jika ada sumber cahaya yang asli (cahaya dari tingkap, beranda rumah yang terbuka, cahaya yang menembusi langsir), gunakan cahaya tersebut sebagai sumber utama dalam penghasilan gambar. Gunakan flash bila diperlukan sahaja. Jika mentaliti ini dapat diterapkan, secara automatik kita akan mula berfikir secara kreatif untuk memaksimakan cahaya asli tersebut.

- Gambar yang blur sesuai untuk menunjukkan pergerakan seperti tarian, orang bermain kompang, pengantin melompat dan persembahan silat. Gunakan shutter speed minimum 1/8 ke bawah, tetapi itu semua bergantung kepada kreativi anda. Penggunaan rear curtain pada flash anda di tempat yang gelap juga akan menghasilkan sesuatu yang menarik!

3. Emosi

- Cuba mencari subjek- subjek yang sedang menangis atau ketawa dan ambil gambar mereka tanpa disedari. Ini biasanya akan menghasilkan suatu gambar yang penuh emosi yang asli dan tidak dibuat- buat. Ini memerlukan disiplin dan tahap keamatan yang tinggi.

- Sebuah gambar yang penuh dengan emosi, biasanya akan dikenang oleh mereka sepanjang hayat. Orang boleh ketawa atau menangis seorang diri hanya kerana mengingatkan kembali saat- saat dimana mereka meluahkan perasaan mereka, dan dapat pula dirakam dengan gambar.

- Gambar yang tiada emosi atau statik, tidak lebih dari sebuah tembikar ukiran yang diletakkan di ruang yang kosong.

- Memasukkan suasana sekeliling subjek seperti pokok- pokok, kedinginan pantai, cahaya yang menembusi celahan pokok, kederasan air terjun juga dapat memberikan impak dari segi emosi kepada gambar tersebut. Komposisi gambar itu memainkan peranan untuk menterjemahkan elemen sekeliling dengan subjek.

Untuk pertanyaan dari Akhi Saifudin, pada poin 11 audio visual dapat memperbesar dan memperkecil objek, dapat kita contohkan seperti kamera, di dalam sebuah kamera terdapat fungsi untuk memperbesar dan mengecilkan suatu gambar,itu dapat digunakan untuk membuat suatu film atau video sehingga ukuran tidak hanya seperti aslinya, tetapi juga bisa diperbesar dan kecil.
untuk poin 10, media audio visual seperti tv dll, dapat menyederhanakan hal yang kompleks, yaitu hal yang tidak dapat dimengerti oleh siswa dapat lebih disederhanakan lagi.

Untuk Pak Ali said...

Silahkan Down load link berikut ini untuk Blanko Nilai PAI angkatan 2009
http://www.ziddu.com/download/15384339/danilpaipgmibaru.xls.html

kalo link nggak aktif silahkan copy paste aja.

Desti rahma rani (kelas A) on Saturday, June 18, 2011 3:56:00 AM said...

aslamu'alaikum baik saudara pemateri saya mau bertanya bagaimanakah cara mengembangkan media audio visual aid di daerah perdesaan? terimakasih

Yermiati (kelas A) on Saturday, June 18, 2011 4:06:00 AM said...

Assalamualaikum....
Saya ingin bertanya jelaskan kembali pembagian media audio visual dan bagaimana cara pengembangannya satu persatu. Terimakasih

Zeny Purwati (Kelas A) on Saturday, June 18, 2011 9:43:00 PM said...

Assalamu'alaikum
Dalam makalah anda disebutkan ada beberapa elemen penting yang harus ada di dalam gambar, meliputi:
a. Motivasi
b. Informasi
c. Komposisi
d. Suara
e. Sudut Kamera
f. Kontinuitas
Tolong jelaskan dan adakah elemen penting lainya?

harina atika (kelas A) on Wednesday, June 22, 2011 5:00:00 AM said...

assalamualaikum,
saya ingin bertanya, bagaimanakah teknik atau langkah-langkah dalam pengambilan gambar dan suara dalam film, agar dapat menghasilkan gambar dan suara yang baik dan menarik?
trimakasih
wassalam

Dian (A) on Wednesday, June 22, 2011 11:24:00 PM said...

Assalamu'alaikum...
saya ingin bertanya kepada kelompok anda,Di dalam makalah anda dikatakan Media audio visual dapat dibedakan kedalam beberapa bagian,di antaranya:Film (bisu),film strips, dan film bicara.Yang saya tanyakan apa perbedaan dari ketiga jenis tersebut...?dan bagaimana cara mengembangkannya dalam proses pendidikan..?
Syukron..

Vina Ismayani (A) on Sunday, June 26, 2011 8:44:00 PM said...

Assalamu'alaikum..
Di dalam makalah anda di katakan yang membedakan yaitu bahan bakunya yang berupa kaset video yang setelah pengambilan gambar hasilnya dapat langsung dilihat karena terjadinya gambar secara optis dan elektronis.Yang ingin saya tanyakan,apa maksud dari optis dan elektronis,syukron

Dwi Puji (kelas A) on Sunday, June 26, 2011 9:20:00 PM said...

Assalamualaikum.
terima kasih atas penjelasan dari pemakalah namun saya masih kurang paham tentang pernyataan saudara pada bagian kesimpulan yang menjelaskan tentang "Alat-alat audio-visual baru ada faedahnya kalau yang menggunakannya telah mempunyai keterampilan yang lebih dari memadai dalam penggunaannya. Hal itu menimbulkan kepercayaan pada diri yang menyampaikan." apakah keterampilan itu seperti keterampilan menyajikan gambar atau seperti apa? tolong jelaskan! syukron.

Meli Fitriana (Pemakalah) on Monday, June 27, 2011 10:12:00 PM said...

Terimakasih atas pertanyaan-paertanyaannya.
Untuk saudari Desti,yang kami maksud pengembangan media disini adalah pengembangan media tersebut disesuaikan dengan perkembangan teknologi bukan bagaimana penggunaannya. Terimakasih.
Untuk saudari Puji.
Menurut kami keterampilan dalam menyajikan gambar dan ketrampilan dalam mengoperasikan media tersebut. Terima Kasih.

ejakulasi dini on Tuesday, July 12, 2011 12:38:00 AM said...

aku paling senang dengan semua pengetahuan ini, terima kasih sudah berbagi ilmu

foredi gel apotik on Wednesday, July 13, 2011 10:25:00 PM said...

Terima kasih atas Artikel dan Info yang selalu menambah wawasan.semoga sukses

afif kharisma kadafi(A) on Sunday, August 21, 2011 8:32:00 PM said...

assalamu'alaikum wr.wb..........
saya mahasiswa PBA semester 4,sebelumnya saya minta maaf pak atas keteledoran saya dalam mengerjakan tugas,saya harap bapak dapat memberi maaf dan menerima pembenahan tugas saya....
wassalamu'alaikum wr. wb.........

ahmad muhsoni(b) on Sunday, August 21, 2011 8:36:00 PM said...

assalamu'alaikum wr.wb..........
saya ahmad muhsoni mahasiswa PBA semester 4,sebelumnya saya minta maaf pak atas keteledoran saya dalam mengerjakan tugas,saya harap bapak dapat memberi maaf dan menerima pembenahan tugas saya....
wassalamu'alaikum wr. wb.........

afif karisma k on Sunday, August 21, 2011 9:50:00 PM said...

assalamu'alaikum wr.wb..........
saya mahasiswa PBA semester 4,sebelumnya saya minta maaf pak atas keteledoran saya dalam mengerjakan tugas,saya harap bapak dapat memberi maaf dan menerima pembenahan tugas saya....
wassalamu'alaikum wr. wb.........

kadafi_ru on Sunday, August 21, 2011 9:54:00 PM said...

angeleeeeeeeeeee............
amet pa masih coba coba bikin blog

sprei murah on Sunday, December 25, 2011 7:07:00 AM said...

Quote your blog info thanks nice and helpful, best regards and greetings successful blogger. nice blog
sprei
bedcover

Post a Comment

Translate My Blog

Link Exchange


Blog Archive

Visitor

YM Status

Followers

 

umar blog © Copyright 2007